BANUARAN, METRO–Aipda Dian Wihendro Ratno (WR), anggota Polsek Lubuk Begalung, salah seorang donatur tetap di Yayasan Berkah Amal Salih (BAS), mengajak anak yatim SD dan SMP di kawasan Banuaran makan bersama, dalam kegiatan Jumat Berkah Berbagi (JBB), Jumat (25/8).
Kegiatan makan bersama itu diikuti sekitar 50 anak yatim dan dihadiri pengurus BAS, yakni Ketua Zetri Murni, Pembina Saribulih dan Herwaty Taher (Cece) sebagai koordinator. Tak hanya itu, usai makan bersama anak anak yatim pun mendapatkan amplop sebagai uraian rasa syukur Aipda Dian Wihendro Ratno kepada Allah SWT.
Uniknya lagi, sebelum acara makan bersama dengan tema, “Kami Hadir Untuk Masyarakat itu,” Aipda Dian WR yang akrab disapa Pitok ini langssung berbelanja sendiri ke Pasar Gaung.
Kepada POSMETRO pembina BAS Saribulih, mengaku angkat topi untuk Aipda Dian WR yang ada melekat pada dirinya sebagai tanggungjawab moral kepada anak anak yatim piatu, kaum dhuafa serta janda duafa yang bermukim di sekitar Banuaran.
Usai menjalankan tugasnya sebagai anggota Polsek Lubeg, Dian WR selalu berada di Yayasan Berkah Amal Salih. Apalagi menjelang JJB. Dian sudah mengambil kendali untuk mempersiapkan JJB.
“Tak banyak saya berkomentar dengan aksi yang dilakukan Aipda Dian WR sejak dua tahun belakangan itu. Tanya saja pada anak anak yatim piatu itu pak,” ucap Saribulih.
Zaki bersam Desti pelajar SMP, dua orang anak yatim piatu yang selalu mendapatkan berkah pada JJB di BAS dengan perantaraan pengurus dan Aipda Dian WR.
“Kami atas nama anak yatim piatu, selalu mendapat bantuan di yasayan BAS. Om Dian orang terlalu baik dan baik sekali. Ia rela membantu kami. Tak hanya makanan, uang jajan sekolah kami yang berjumlah sekitar 60 orang yang tercatat di yayasan tersebut selalu dibantu,” katanya.
“Alhamdulillah, semoga Om Dian sehat selalu dan dimudahkan rejekinya oleh Allah SWT, sehingga bantuan Om Dian pada JJB selalu ada. Kami merasa Om Dian WR sebagai orang tua kami. Sepertinya tak pembedaan diantara kami. Tiap malam kami selalu mendoakan pengurus di Yayasan BAS khususnya Om Dian,” ujar Zaki dengan mata berkaca-kaca.
Sebelumnya Aipda Dian yang akrab disapa Pitok ini juga menyerahkan beras, telur, mie instan dan ikan laut segar untuk anak yatim berasal dari SMP dan SMP dan kaum duafa serta janda duafa.
“Alhamdulillah, kemarin ada rezeki diberikan Allh SWT. Rezeki itu hanya sebentar mampir kemudian diserahkan kepada 60 orang anak yatim yang berasal dari SMP dan SMA,” ujar Aipda Dian Wihendro Ratno kepada POSMETRO.
Dikatakan Aipda Dian WR, kedudukan anak yatim sangat istimewa di mata Islam, tak heran jika anjuran menyantuni anak yatim sangat ditekankan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Ada beragam keutamaan menyantuni anak yatim yang tidak boleh dilewatkan umat muslim.
Allah SWT tidak hanya menjanjikan surga bagi orang-orang yang ikhlas dan tulus merawat dan menyayangi anak yatim, juga berbagai pahala lainnya yang akan diberikan kepada orang-orang tersebut, baik selama hidup di bumi maupun ketika sudah berada di akhirat.
Hal ini pun sesuai dengan presisi Polri yakni prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan. Kata responsibilitas dan transparansi berkeadilan yang menyertai pendekatan pemolisian prediktif ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, serta berkeadilan.
“Presisi diharapkan tidak hanya sekadar menjadi jargon namun juga benar-benar diterapkan dalam bertugas,” tegas Dian WR bersemangat.
Sementara itu Ketua Junaidi, RW Banuaran didampingi Ketua RT Hadi Utomo, mengaku mendukung kegiatan Aipda Dian WR yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Dimana ada anak anak yatim, kaum dhuafa dan janda dhuafa di situ ada Aipda Dian WR. Dian WR sudah berbuat segala untuk anak yatim, kaum dhuafa dan janda dhuafa.
“Pada prinsipnya kami selaku yang dituakan selangkah mendukung penuh kegiatan Dian WR. Semoga apa yang dibuatnya berkah bagi dirnya, keluarga dan jajaran Polri umumnya,” sebut Junaidi diaminkan Hadi Utomo. (ped)






