Menurut AKBP Tejo, kegiatan pustaka dan klinik terapung ini bersamaan dengan Polisi RW, yang bertujuan untuk menampung aspirasi dari masyarakat. Nantinya, aspirasi itu akan disampaikan keapda instansi terkait untuk ditindaklanjuti.
“Untuk pustaka terapung ini, kami menyediakan berbagai macam buku. Seperti buku pelajaran sekolah, buku cerita. Kalau untuk anak-anak Paud ya itu buku seperti komik. Ke depan, akan kita perbanyak lagi,” ujarnya.
Selain itu, AKBP Tejo menuturkan, perpustakaan terapung, antusiasme anak-anak sangat tinggi. Selain mendapatkan bahan bacaan, anak-anak dan masyarakat dapat membaca buku di atas kapal dengan suasana yang nyaman.
“Ada kepuasan tersendiri dengan keberadaan perpustakaan terapung ini. Selain mengabdi dan menjalankan tugas negara dalam menjaga keamanan, kami bisa memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat. Target kita mencerdaskan anak-anak dengan membaca buku,” jelasnya.
Dengan keberadaan perpustakaan terapung, AKBP Tejo mengatakan, anggota bisa melihat langsung apa saja buku yang dibutuhkan oleh anak-anak dan masyarakat sekitar sehingga, saat melakukan patroli kembali, mereka dapat membawa buku-buku baru sesuai kebutuhan.
“Masyarakat sangat terbantu dengan adanya pustaka dan klinik terapung. Mereka juga mengharapkan kegiatan ini ditingkatkan lagi dengan menjangkau masyarakat pesisir dan terpencil lain,” tutupnya. (rgr)





