SOLSEL, METRO–Tim Opsnal Unit Reksrim Polsek Koto Parik Gadang Diateh meringkus seorang pelaku pencurian berinisial HF (39) yang berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah usai membobol rumah milik Aparatur Sipil Negara (ASN). Mirisnya, sebagian uang yang dicurinya itu malah dipakai untuk menyawer pada acara 17 Agustus.
Kapolsek Koto Parik Gadang Diateh Iptu Robbi Gunawan mengatakan, pelaku ditangkap pada Selasa, (22/8) pukul 09.00 WIB di Jorong Balun, Nagari Pakan Rabaa Tangah. Penangkapan itu, setelah pihaknya mendapat laporan dari korban yang rumahnya dimasuki maling.
“Dari penangkapan HF, kami mengamankan uang hasil curian sebesar Rp 95 juta. Saat itu, HF hendak mentransfer sejumlah uang bertempat di Jorong Balun Nagari Pakan Rabaa Tengah dan setelah dilakukan pengembangan kami berhasil mengamankan uang sebanyak Rp95 juta di duga hasil kejahatan,” kata Iptu Robbi, Kamis (24/8).
Dijelaskan Iptu Robbi, pelaku HF melakukan aksi pencurian pada Minggu (20/8) sekitar pukul 23.30 WIB saat rumah itu ditinggalkan oleh korban, untuk menonton malam hiburan dalam rangka HUT RI di Pasar Sungai Kalu, Nagari Pakan Rabaa Utara.
“Saat kejadian korban Ida Bagus Nurendra (33) warga Kelurahan Subagan Kecamatan Karangasem Kabupaten Karang Asem, Provinsi Bali, sudah menyusun barangnya karena akan berangkat ke Bali sebab surat mutasi sebagai tenaga pengajar ke Provinsi Bali sudah keluar,” ujar Robbi.
Menurut Robbi, saat berada di lokasi malam hiburan itu, korban merasa curiga karena melihat pelaku memiliki uang yang cukup banyak dan uang itu merupakan uang baru pecahan Rp 5 ribu untuk sawer, sementara pelaku kesehariannya adalah seorang pengangguran.
“Merasa curiga, korban langsung pulang ke rumah kontrakannya, dan ternyata kunci rumahnya sudah dirusak. Saat melihat kunci rumah sudah rusak, korban langsung masuk dan mendapati rumah sudah berantakan sehingga ia melaporkan ke Polsek Koto Parik Gadang Diateh,” jelasnya.
Setelah mendapatkan laporan katanya, ditegaskan Iptu Robbi, pihaknya langsung bergerak ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dan melakukan pemeriksaan serta memburu pelaku. Namun usai kejadian pelaku langsung kabur ke Padang.
“Kami sempat melakukan pengejaran ke Padang, tapi saat di Padang pelaku telah kembali lagi ke Koto Parik Gadang Diateh. Pulang dari Padang kami bergerak untuk mengejar pelaku, akhirnya pelaku berhasil diamankan di salah satu BRI Link di Jorong Balun,” tutupnya. (cr1)






