BERITA UTAMA

Pasutri asal Lubuk Basung Kompak jadi Penjahat, Motor Tukang Ojek Dibawa Kabur, Pernah Culik Bayi di Lubuk Pakam

0
×

Pasutri asal Lubuk Basung Kompak jadi Penjahat, Motor Tukang Ojek Dibawa Kabur, Pernah Culik Bayi di Lubuk Pakam

Sebarkan artikel ini
Pasutri
PASUTRI PENJAHAT— Edrianto (38) dan Resma (23) yang terlibat kasus penggelapan sepeda motor dan penculikan bayi ditangkap jajaran Polsek Batang Anai, Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Satu per satu kejahatan yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) asal Lu­buk Basung, Kabupaten Agam ini akhirnya terbong­kar. Mereka ditangkap oleh jaja­ran Polsek Batang Anai lan­taran terlibat dalam kasus penggelapan sepeda motor di Kabupaten Padangpariaman.

Mirisnya, ketika dila­kukan pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Batang Anai, terungkap kalau ke­duanya pernah terlibat dalam kasus penculikan bayi di daerah Lubuk Pa­kam, Kabupaten Deli Ser­dang, Provinsi Sumatra Utara. Aksi penculikan itu dilakukan pasutri itu pada April 2023 lalu.

Kapolsek Batang Anai, Iptu M A Simatupang di­dam­pingi oleh Kanit Res­krim Ipda Afdianto menga­takan, pasutri tersebut ma­sing-masing bernama Ed­rianto (38) dan Resma (23), kedua­nya berdomisili di Lubuk Basung, Kabu­paten Agam.

“Keduanya ditangkap pada Sabtu (19/8) lalu di kawasan Sicincin setelah kami melakukan penye­lidikan terkait kasus peng­gelapan sepeda motor. Mereka kita tangkap di dalam mobil dan langsung dibawa ke Polsek Batang Anai untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu M A Simatupang, Kamis (24/8).

Baca Juga  Aturan Perlindungan Anak dalam Penggunaan Media Sosial Akan Segera Diumumkan Presiden Prabowo

Dijelaskan Iptu M A Sima­tupang, pasutri ini ditangkap setelah mela­kukan peng­gelapan motor terhadap seorang tukang ojek di dae­rah Batang Anai. Namun, setelah dilakukan pemerik­saan di Mapolsek, terung­kaplah jika pasutri itu juga terlibat kasus pen­culikan bayi di Deli Ser­dang, Sumut.

“Setelah itu, kami me­lakukan koordinasi dengan Polsek Deli Serdang pas­capenangkapan tersebut. Barulah dari koordinasi tersebut didapatkan in­formasi yang jelas terkait kasus penculikan pasutri ini lalu mencari keberadaan bayi yang diculiknya itu,” tegas Iptu M A Simatupang.

Iptu M A Simatupang menuturkan, bayi yang dicu­lik dibawa oleh pasutri ini ke salah satu Panti Asu­han di kawasan Lubuk Ba­sung, Kabupaten Agam. Berkat bantuan Bupati Agam, bayi tersebut sudah diperte­mu­kan dan dise­rahkan lagi de­ngan kedua orang tuanya.

“Untuk pasutri ini, kami masih melakukan penyeli­dikan, terutama di kasus penggelapan motor yang dilakukan. Ada potensi pasutri ini juga melakukan aksi penggelapan motor di tempat lain. Sementara, untuk kasus penculikan, bayinya sudah kita serah­kan ke keluarga,” papar Iptu M A Simatupang.

Baca Juga  Tiga Wanita Muda ‘Tilap’ Uang Perusahaan, Modusnya Kredit Fiktif hingga Uang Cicilan Nasabah Tak Disetor

Terpisah, Kapolsek Ba­tangkuis, Polresta Deli Ser­dang AKP Syahrizal yang dikonfirmasi membe­nar­kan telah tertangkapnya pelaku. “Pelaku atas nama Hendri. Saat ini masih di Padang,” ujar Syahrizal.

Syahrizal menye­but­kan bahwa pihaknya te­ngah berkoordinasi dengan polisi di Padang untuk men­jeput pelakunya. “Kita sedang koordinasi guna memboyong pelaku dari Padang ke Polsek Ba­tang­kuis,” sebutnya.

Untuk diketahui, seo­rang bayi lelaki bernama Muhammad Habil Al Al­bidza yang diculik berdo­misili di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batangkuis. Habil diculik Hendri dan Risma, yang merupakan pasutri pada Senin, (3/4).

Korban dibawa kabur menggunakan sepeda motor milik para pelaku. Sete­lah tiga hari hilang, anak ketiga pasangan Beni dan Endah Claudia ditemukan di salah satu panti asuhan di Agam, pada Rabu (5/4). (ozi)