PADANG, METRO–Emang gampang sih membawa motor, tapi ada berbagai situasi kondisi di mana skill pengendara benar-benar diuji. Selain itu, masih banyak pula pengendara motor yang secara tidak sadar berkendara dengan teknik yang salah. Karena itu, simak beberapa tips berkendara bila anda masih merasa ‘cupu’ alias belum mahir.
Para pemotor yang merasa sudah mahir pun, juga disarankan tetap menyimak. Pasalnya, Yamaha Tjahaja Baru memberikan beberapa terknik berkendara dan aman. Pastinya hal ini penting, selain untuk lebih kencang dan presisi. Teknik yang tepat juga akan lebih menjamin bro dan sister bisa sampai ke tujuan dengan selamat.
”Tentunya untuk keselamatan berkendara di jalanan, pengendara pemula membutuhkan sejumlah panduan seperti yang kali ini diberikan oleh Yamaha Riding Academy (YRA) Sumbar. Jangan lupa pakai safety gear yang lengkap dan patuhi peraturan lalu lintas,” ungkap Didit, instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) Sumbar.
Didit menjelaskan tips berkendara sepeda motor bagi pemula yang paling penting adalah posisi berkendara. Pandangan luas ke depan untuk melihat situasi di depan yang akan digunakan untuk melakukan tindakan selanjutnya.
“Bahu harus relaks, hindari terlalu tegap dan tegang. Tangan relaks, siku membentuk sudut (posisi tangan seperti memeluk sebuah bola besar). Telapak tangan memegang handle dengan relaks. Posisi duduk disesuaikan dengan tinggi badan dan relaks (hindari terlalu tegap / lurus karena akan membuat tubuh mudah lelah),” jelasnya.
Ditambahkan Didit, posisi selanjutnya, lutut menjepit atau mendekap tangki untuk motor sport, sedangkan untuk motor matik posisi kaki masih di dalam area body motor. Hindari kaki terbuka karena akan mengurangi keseimbangan dan potensi terkena kendaraan lain saat kondisi macet.
“Posisi telapak kaki lurus ke depan, ini memudahkan dalam melakukan pengereman dan juga perpindahan gear (untuk tipe motor sport dan bebek),” ujarnya.
Tips selanjutnya, dikatakan Didit, teknik pengereman. Konsentrasi, pastikan kondisi di depan jaraknya cukup untuk melakukan pengereman dan tentukan titik mulai pengeremannya. Gunakan rem depan dan belakang secara halus dan bersamaan. Pastikan posisi motor dalam keadaan lurus (terutama untuk kecepatan menengah sampai tinggi).
“Terakhir, sebelum tikungan, kurangi kecepatan. Selama melewati tikungan, gunakan kecepatan yang bisa kita kendalikan, hindari menurunkan gear atau melakukan pengereman yang keras (hard braking), ini akan membuat keseimbangan motor berkurang. Saat keluar tikungan, pandangan ke depan melihat target yang dituju dan mulai menambah kecepatan (buka gas),” tutupnya. (rgr)





