JAKARTA, METRO–Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengingatkan kepada para prajuritnya dan seluruh PNS TNI agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Terlebih tahun politik 2024 semakin dekat.
“Marak dan semakin tingginya penggunaan media sosial, maka tak henti-hentinya saya mengingatkan kembali kepada segenap Prajurit dan PNS TNI sekalian, bahwa kita masih harus tetap hati-hati dan cermat terhadap penggunaan media sosial, bijaklah dalam menggunakan medsos. Ingat, jarimu adalah nasibmu,” kata Yudo dalam keterangannya, Senin (21/8).
Yudo menekankan, TNI harus netral selama gelaran politik Pemilu 2024 berjalan. Prajurit TNI dan keluarganya tidak boleh asal memainkan jari di gawai masing-masing, sehingga melewati batas-batas netralitas TNI.
“Netralitas TNI juga merupakan wujud nyata, bahwa TNI tidak ingin kembali ke politik. TNI secara tegas tidak masuk ranah politik praktis,” tegasnya.
Apabila ada prajurit TNI maupun PNS TNI yang terbukti melanggar netralitas termasuk dalam hal komentar atau meneruskan informasi lewat handphone, akan dihadapkan pada resiko yang sesuai aturan yang berlaku.
“Kalian konsentrasi saja dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban TNI. Demikian juga keluarga. Keluarga yang akan memilih silahkan saja sesuai hati nurani masing-masing. Tidak usah ikut kelompok sana kelompok sini, yang ujung-ujungnya merugikan kita baik TNI maupun PNS-nya. Sampaikan kepada keluarga bahwa kita (TNI) masih netral,” pungkas Yudo. (jpg)






