BERITA UTAMA

Tahanan Kabur Riau Meresahkan, Polda Sumbar Monitor, 3 Ditangkap, 7 masih Diburu

0
×

Tahanan Kabur Riau Meresahkan, Polda Sumbar Monitor, 3 Ditangkap, 7 masih Diburu

Sebarkan artikel ini
MONITOR— Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono bersama jajaran terus memonitor perkembangan tahanan kabur dari Polsek Rumbai, Pekanbaru, Riau. Karena beredar informasi ada yang sudah masuk ke Sumbar.

PADANG, METRO–Akhir pekan ini sebuah kabar yang bikin ngeri-ngeri sedap hadir di tengah-tengah masya­rakat Sumatra Barat (Sumbar). Banyak informasi yang beredar, 7 dari 10 tahanan yang kabur dari Polsek Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau diduga berkeliaran di Sumbar. Utamanya di daerah perbatasan Sumbar seperti Limapuluh Kota, Payakumbuh dan Agam.

Apalagi, hal itu dikait-kaitkan dengan sejumlah aksi pencurian dan pengupakan rumah dan toko yang terjadi di Agam dan Bukit­tinggi. “Saya dapat informasi, di Agam ada pengupakan rumah warga. Kabar-kabarnya dari gerombolan tahanan yang ka­bur dari Riau ini,” kata warga Agam, Ida (61), Jumat (18/8) malam.

Ida melihat warga mulai resah. Dia meminta masyarakat tetap waspada dengan aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh tahanan kabur dari Riau dan lari ke Sumbar. ”Kami minta polisi untuk segera meningkatkan patroli dan segera mengungkap jika memang informasi ini benar,” katanya.

Apalagi, kata Ida, banyak pesan suara yang beredar di berbagai grup WhatsApp yang menyebutkan, terjadi aksi pencurian, pengupakan di berbagai daerah. “Kita tahu yang ditangkap baru tiga orang dari 10 yang kabur. Apalagi, kabarnya ada juga yang berasal dari Sumbar,” katanya.

Kepala Bidan Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulistyawan me­ngatakan, pihaknya masih mencari tahu kepastian kabar tersebut. ”Masih di­te­lusuri infonya,” katanya.

Baca Juga  Sebulan, 43 Pemain Narkoba Ditangkap Polda Sumbar

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono Sabtu (19/8) mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif terkait insiden tahanan kabur ter­sebut. Polda akan melakukan koordinasi untuk me­ngetahui secara pasti terkait insiden tersebut. ”Sebagai daerah terdekat, kita dari Polda Sumbar juga akan memonitor dan mencari informasi terkait keberadaan mereka,” ka­ta Kapolda.

Kemudian, kata Ka­pol­da, dari 10 orang tahanan yang kabur, sudah 3 orang yang diamankan oleh polisi. Sisanya, ada tujuh tahanan lagi yang masih dalam pen­carian. ”Kita sudah me­)nugaskan personel di Pol­sek dan Polres serta Polda untuk membantu me­nang­kap,” papar Kapolda.

Selain itu, Suharyono menyebut akan menga­nalogikan kejadian terkait kaburnya tahanan dengan mengoptimalkan pengamanan tahanan di setiap Rutan (rumah tahanan), baik itu Mapolda maupun Mapolres hingga Mapol­sek. Lalu, melakukan pe­nge­cekan dan pengawasan secara langsung terkait kondisi bangunan taha­nan dan segala sesuatunya yang ada di dalam tahanan mulai dari atap, tembok, ubin, jeruji besi, gembok, jendela, pintu, kamar mandi dan sebagainya.

“Kita juga menganjurkan acara secara rutin dan terjadwal memberikan ara­han dan tauziah kepada para tahanan dan napi, baik dari fungsi Binmas mau­pun ustaz dari luar. Yang terakhir, Polda Sumbar akan selalu memberi arahan dan pengawasan kepada anggota jaga tahanan supaya tidak lengah disaat bertugas menjaga tahanan, termasuk pada saat jam besuk tahanan,” katanya.

Baca Juga  Pria Bertato jadi Spesialis Pencuri Barang Jemaah Masjid di kawasan Kota Payakumbuh, Beraksi saat Korban Shalat

Seperti diketahui, 10 tahanan di Polsek Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau mela­rikan diri pada Rabu (9/8) dini hari. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian membenarkan kejadian tersebut. Jefri menyebut, setelah kejadian pihaknya langsung bergerak cepat untuk bisa mengamankan kembali para tahanan yang kabur itu.

Bahkan tim khusus untuk memburu para tahanan itu sudah dibentuk dan saat ini sedang bekerja di lapangan. Hasilnya di hari Kamis, 2 orang tahanan kabur sudah berhasil ditangkap di lokasi berbeda di Kota Pekanbaru. Lalu pada Jumat (11/8), ada satu tahanan yang berhasil diamankan. Sehingga sudah ada tiga tahanan yang ditangkap kembali.

“Untuk saat ini tim sedang bekerja, tolong doanya semua. Petugas kita sudah bekerja semaksimal mungkin. Saat ini kita sudah melakukan penangkapan 3 orang,” kata Hery.

Tahanan kabur ini su­dah viral di WhatsApp Group dan sejumlah media sosial (medsos). Para tahanan kabur ini merupakan tersangka dari berbagai kasus seperti pencurian, penggelapan, dan nar­ko­tika. Dari foto-foto yang beredar melalui pesan WhatApp, 10 tahanan yang kabur itu berinisial HI, SC, MK, RF, NW, UA, DS, DP, RRH, dan RN. Bahkan, sa­lah satu dari 10 tahanan kabur tersebut diketahui berasal dari Inderapura, Pessel. (cr1)