PADANG, METRO–Lagi, donatur tetap di Yayasan Berkah Amal Salih (BAS), pada Jumat berkah peduli, Aipda Dian Wihendro Ratno, anggota Reserse Kriminal Polsek Lubuk Begalung, Polresta Padang menyerahkan bantuan. Bantuan yang diserahkan langsung Aipda Dian WR untuk 60 orang anak yatim berasal dari SMP dan SMA itu disaksikan oleh Syahrial dari Pemko Padang mewakili Wali Kota Padang Hendri Septa di BAS, di kawasan Banuaran, Jumat (18/8).
Sebelumnya Dian yang akrab disapa Pitok ini juga menyerahkan beras, telur, mie instan dan ikan laut segar untuk anak yatim berasal dari SMP dan SMP dan kaum duafa serta janda duafa.
“Alhamdulillah, kemarin ada rezeki diberikan Allh SWT. Rezeki itu hanya sebentar mampir kemudian diserahkan kepada 60 orang anak yatim yang berasal dari SMP dan SMA,” ujar Aipda Dian Wihendro Ratno kepada POSMETRO.
Dikatakan Aipda Dian WR, dalam suatu hadits yang diriwayatkan Thabrani, Rasulullah SAW bersabda, “Bila engkau ingin agar hati menjadi lembut dan damai serta tercapai hajat (keinginan) engkau, maka sayangilah anak yatim. Usaplah kepalanya dan berilah ia makanan seperti yang engkau makan. Bila itu engkau lakukan, maka hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercapai.”
Pesan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam itu merupakan resep untuk memperoleh kelembutan hati. Dalam hal ini, beliau menunjukkan betapa besar faedah menyantuni anak-anak yatim.
“Rupanya, ibadah itu tak sekadar bernilai sosial, tetapi juga mental-spiritual bagi pelakunya. Berbuat baik terhadap anak yatim atau piatu bukanlah sekadar turut membantu menyelesaikan lapar dan dahaga sosialnya. Di sisi lain, perbuatan itu merasuk ke dalam batin, menenteramkan hati, dan mendamaikan perasaan orang yang melaksanakannya,” tutur Aipda Dian WR.
Hal ini pun sesuai dengan presisi Polri yakni prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan. Kata responsibilitas dan transparansi berkeadilan yang menyertai pendekatan pemolisian prediktif ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, serta berkeadilan.
“Presisi diharapkan tidak hanya sekadar menjadi jargon namun juga benar-benar diterapkan dalam bertugas,” tegas Dian WR bersemangat.
Sementara itu Ketua Junaidi, RW Banuaran didampingi Ketua RT Hadi Utomo, mengaku angkat topi dengan keguatan Aipda Dian WR yang sudah berhjalan sejak dua tahun lalu. Dimana ada anak anak yatim, kaum dhuafa dan janda dhuafa di situ ada Aipda Dian WR. Dian WR sudah berbuat segala galanya untuk anak anak yatim, kaum dhuafa dan janda dhuafa.
Pada prinsipnya kami selaku yang dituakan selangkah mendukung penuh kegiatan Dian WR. Semoga apa yang dibuatnya berkah bagi dirnya, keluarga dan jajaran Polri umumnya,” sebuit Junaidi diaminkan Hadi Utomo. (ped)





