BERITA UTAMA

Bus Rombongan Paskibra Mentawai Terbalik, Hilang Kendali lalu Tabrak Pembatas Jalan, Diduga karena Kelebihan Muatan

0
×

Bus Rombongan Paskibra Mentawai Terbalik, Hilang Kendali lalu Tabrak Pembatas Jalan, Diduga karena Kelebihan Muatan

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Bus membawa rombongan anggota Paskibraka Mentawai mengalami kecelakaan. Sementara, Pj Bupati Fernando J Simanjuntak langsung mengunjungi para korban yang dirawat di RSUD Mentawai.

MENTAWAI, METRO–Tragis! Bus pelat merah yang membawa rombongan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Pas­kibra) Kabupaten Kepulayan Mentawai mengalami kecela­ka­an tunggal di jalan raya Tua­pejat, Dusun Karonet, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Uta­ra, Jumat (18/8) sekitar pukul 11.45 WIB.

Akibat insiden itu, beberapa orang anggota Paskibraka menga­lami luka-luka hingga harus dilari­kan ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai untuk mendapatkan perto­longan medis. Sedangkan bus posisinya rebah de­ngan keempat roda meng­hadap ke samping.

Pj Bupati Mentawai Fer­nando J Simanjuntak mem­benarkan informasi kece­lakaan tersebut. Bahkan, pascakejadian, Fernando telah meengunjungi para pelajar yang tergabung dalam Paskibraka Kabu­paten Mentawai itu di RS­UD setempat.

“Setelah saya mend­a­pat informasi adanya keja­dian itu, saya langsung ke RSUD Mentawai untuk me­ngecek kondisi para pasu­kan Paskibraka. Karena usai kecelakaan itu, tim Paskibraka ini langsung dibawa ke RSUD untuk mendapatkan pena­nga­nan,” kata Fernando dikutip dari situs pemkab, Jumat (18/8).

Dia menyebut, kro­no­logi ini berawal dari rom­bongan Paskibraka yang baru pulang dari salah satu bank yang ada di Tuapejat untuk membuat rekening baru. Mereka menggu­na­kan bus milik Pemkab Ke­pulauan Mentawai yakni Di­nas Pemberdayaan Ma­sya­rakat dan Desa dan Ke­luarga Berencana (DPM­D2KB) dengan nomor polisi BA 7013 U.

Baca Juga  Personel Intelkam Polres Mentawai Bagi Sembako

“Kecelakaan itu terjadi ketika bus melewati jalan yang ada tikungannya. Sopir bus hendak berbelok, tiba-tiba ada salah satu kendaraan roda empat lewat dengan kecepatan tinggi, lalu supir bus ter­kejut,” ujar Fernando.

Menurut Fernando, me­lihat adanya jurang di sisi kiri bus, sopir pun memilih untuk banting setir arah ke kanan, hal tersebut bus oleng dan hilang keseim­bangan hingga akhirnya bus terjatuh ke sisi kanan..

“Penumpang bus ketika itu berjumlah 24 orang, langsung dievakuasi dila­rikan ke RSUD Mentawai. Kondisi mereka menga­lami luka-luka, dan berun­tung tidak ada korban jiwa. Dari 24 orang penumpang di dalam bus itu, 20 orang diantaranya sudah kembali ke Hotel Turonia.”Ada 3 orang lagi masih di ob­servasi di RSUD, dan satu lagi menjalani rawat inap,” jelasnya.

Diketahui, Pasukan Pas­kibra yang terdiri dari 18 laki laki dan 6 perempuan yang mengalami kecela­kaan hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit. Dan diketahui semuanya ber­asal dari SMAN 1, SMAN 2 Sipora dan SMA Plus Setia.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Depan Islamic Center Koto Baru, Pasutri Berboncengan Motor Tewas di Tempat, Ditabrak Mobil lalu Terpental, Pengemudinya Kabur

Terpisah, Kasat Lantas Polres Mentawai, Iptu Des­metri kepada media me­ngatakan, peristiwa kece­la­kaan ini diduga sopirnya kurang konsentrasi dan hilang kendali, sehingga mobil terbalik atau rebah kuda.  Selain kehilangan kendali, bus juga diduga kelebihan muatan dari yang seharusnya hanya berkapasitas 19 orang, na­mun diisi 24 orang.

”Ada faktor kelebihan muatan juga. Akibat pe­ristiwa kecelakaan tunggal ini, anggota paskibraka mengalami luka ringan, semua penumpang sudah di bawah dibawa ke RSUD Mentawai,” ujarnya.

Melihat posisi kece­lakaan, kata Desmetri mo­bil berada di luar jalur jalan, pasca kondisi jalan licin sehingga menabrak pem­batas jalan.

“Kondisi mobil saat ter­jadi kecelakaan diperki­rakan terlempar sekitar lebih kurang tiga meter dari bahu jalan yang di kendarai pelatih paski­braka yang merupakan personel polres Men­ta­wai,” tutupnya. (rul)