METRO PADANG

Tawuran Memanas di Lubeg, 8 Remaja, 2 Sajam dan Miras Diamankan

1
×

Tawuran Memanas di Lubeg, 8 Remaja, 2 Sajam dan Miras Diamankan

Sebarkan artikel ini
PELAKU TAWURAN— Sebanyak 8 orang remaja diamankan Tim Piton Polsek Lubuk Begalung, bersama sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk tawuran, Kamis (17/8) malam.

LUBEG, METRO —Tawuran antar pelajar kem­bali memanas di Kota Padang. Sebanyak 8 orang remaja kem­bali diamankan Tim Piton Polsek Lubuk Begalung, dan sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk tawuran, Kamis (17/8) malam.

“Barang bukti yang di­aman­kan berupa dua buah senjata tajam jenis klewang, serta minuman keras anggur merah juga disita,” ungkap Kapolsek Kompol M Rosidi, Jumat (18/8).

Dijelaskan M Rosidi, kelompok remaja diamankan di pinggir kali kawasan Pegambiran Ampalu,  Kelurahan Ampalu Nan XX, serta di wilayah SPBU Putameh. “Kepada remaja-remaja pelaku tawuran yang berhasil kita amankan, selanjutnya kita berikan pembinaan dan arahan, serta kita lakukan pendataan identitas di Mapolsek,” kata kapolsek.

Penangkapan delapan pelaku tawuran yang didominasi para pelajar tersebut bermula dari patroli yang dilakukan Polsek Lubukbegalung. Patroli dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut sering dijadikan sebagai tempat tongkrongan sejumlah pelaku tawuran menggunakan senjata tajam (sajam).

“Kita langsung kesana dan melihat sekelompok pemuda membawa senjata tajam. Beberapa di antaranya berhasil kita amankan, dan beberapa lainnya berhasil kabur,” terang Kapolsek.

Sementara, di wilayah Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur yang juga kerap terjadi aksi tawuran, Kapolsek Padang Timur AKP Al Achyar, menindaklanjuti dengan mensiagakan sejumlah personel.

“Sering dikabarkan kepada kami bahwa ketika masyarakat sedang melaksanakan sholat Jumat, disaat itu lah mereka pelaku tawuran tersebut beraksi, sehingga akhirnya kami mengambil tindakan dengan menyiagakan sejumlah personel di sana,” ungkapnya.

Dikatakan, giat patroli senantiasa akan dilakukan oleh personel, sehingga dapat menyempitkan pergerakan remaja pelaku tawuran. “Kami menghimbau kepada remaja untuk menggunakan masa remajanya dengan baik, selain itu kami memperingatkan bahwasanya kami akan selalu melakukan monitoring sehingga pergerakan pelaku tawuran terbatas,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan bahwa para remaja yang terlibat tawuran segala sesuatunya akan di persulit, dengan tujuan membuat jera para remaja yang melakukan tawuran. (cr2)