PARIWARA

Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, DPRD Kabupaten Mentawai Gelar Paripurna 

0
×

Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, DPRD Kabupaten Mentawai Gelar Paripurna 

Sebarkan artikel ini
IRUP—Pj Bupati Mentawai Fernando JS saat jadi Irup pada HUT Kemerdekaan RI ke 78.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Men­tawai gelar rapat paripurna istimewa untuk mengikuti pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka hari Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023. Sementara itu rapat paripurna yang dilaksanakan di ruang sidang ualah DPRD Kabupaten Kepulauan Men­tawai yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepulauan Mentawai Yo­sep Sarogdok, bersama jajaran anggota DPRD, Rabu (16/8). Tampak hadir pada rapat paripurna ter­sebut Pj. Bupati Kepulauan Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak, unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda serta pimpinan Orga­nisasi Perangkat Daerah (OPD), mendengar pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dalam rangka peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI ini dilakukan  di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Men­tawai.

PJ.Bupati, Fernando Jongguran Simanjuntak mengatakan,  pada saat pertemuan di ruangan ketua DPRD Mentawai Yosep dengan wartawan menerangkan bahwa peringatan HUT RI Ke 78 me­rupakan momentum sa­ngat penting, karena me­rupakan hari bersejarah dan wajib seluruh rakyat Kabupaten Kepulauan Men­tawai untuk mema­sang dan mengibarkan bendera merah putih. PJ. Bupati Fernando JS lebih lanjut, mengungkapkan bahwa Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam segi pem­bamgunan su­dah cukup berkembang maju dan ini terbukti dengan jalur transportasi yang sudah banyak dibuat dan dapat dilalui masyarakat.  “Kita maknai dengan me­ngisi kemerdekaan yang selama ini kita gemgam de­ngan pembangunan dan menjaga persatuan,” ung­kap Fernando JS.

Baca Juga  Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK atas LKPD Tahun 2023, Sumbar Kembali Raih Opini WTP ke 12 Kali, Supardi: Semoga Pelaksanaan Program dan Pelayanan Publik Semakin Berkualitas

Dikatakan, masih banyak sekali PR kita, khususnya di Menta­wai. Saat ini ada tiga PR dari pemerintah pusat, yakni pengentasan kemiskinan ekstrim, pe­nekanan angka stanting dan pe­ngendalian inflasi kemudian disemangat tujuh 78 tahun Kemerdekaan Ri ini, kita pemda berusaha me­nga­jak seluruh la­pisan ma­sya­rakat Mentawai untuk bersama sama me­raya­kan dan sekaligus memaknai HUT Kemerdekaan RI ke 78. “Ini lah yang memang harus kita sampaikan ke pada masyarakat,” kata­nya.

Kemerdekaan RI ke tujuh puluh delapan tahun ini untuk mengenai pem­ba­­ngunan Kabupaten Ke­pualaun Mentawai. Da­ri tahun ke tahun tentu su­dah ada peru­bahan se­perti dari Sioban ke Tuapejat.  “Kalau sepuluh ta­hun yang lalu masih repot. Se­karang ha­nya setengan jam, kita sudah sampai dari a­danya perubahan pemba­ngu­­nan pem­ba­ngunan infrastruktur su­­dah mulai me­madai se­per­ti puskesmas yang ada di setiap kecamatan cukup la­yak se­kolah sekolah cukup ada dan tersedia,” papar­nya.

Lebih lanjut Pj bupati jelaskan,  kemudian jari­ngan jalan yang sudah membentang dari Siberut Utara sampai Pagai Selatan, walaupun begitu kondisinya tetapi kita harus ingat dari tidak ada menjadi ada sekarang. Kita bukan se­kedar membuka tetapi sudah menjadi le­velnya peningkatan mutu jalan atau kualitas jalan dan di sisi telekomunikasi. Kita bisa melihat bagaimana pembangunan jari­ngan telekomunikasi semakin masif. Ada satu hal ma­syarakat mentawai harus tau jaringan vaiber optik yang sudah masuk di pulau sipora ini itu juga buah dari pembangunan.

Baca Juga  Wamen ESDM RI Takjub dengan Kemajuan Kampungnya Relokasi Pasar Secepatnya, Wisata Utamakan Kebersihan

“Secara hitungan eko­nomi  bisiblitis budi itu tidak masuk tapi dalam rangka pembangunan dan mengingat kita bagian dari NKRI makanya itu dibangun dan akan dite­ruskan ke pulau pulau yang ada di pulau Siberut dan Pagai Utara dan Pagai Selatan. “Jadi kita harus mensyukuri apa yang su­dah kita capai dan harus mengakui apa yang sudah baik,” tuturnya.

Dalam satu minggu ini kita sudah mengupayakan kegiatan kegiatan kemerdekaan RI berbagai rangkaian acara kita lakukan di pusat kabupaten ini dan kita mengintruksikan kecamatan kecamatan di luar pulau sipora untuk bisa menghadirkan semangat hut RI dikecamatan nya masing masing.

Kata pak presiden di sidang ini jelas Fernando, sudah mulai panas panas kuku. Kita harus tegak lurus dengan pimpinan kita pak presiden jadi yang harus kita jaga yang pertama kebinekaan persatuan kita sebagai warga kepualaun mentawai untuk tetap tidak terpecah pada politik ini karena. Pada tahun politik ini konstelasinya lebih tinggi nantinya sehingga kita harus lebih dewasa dalam berpolitik untuk bisa memilih legislatif yang terbaik ataupun pimpinan pimpinan negara dan da­erah terbaik, tanpa memaksakan kehendak kita terhadap orang lain,” jelas Fernando JS. (rul).