METRO PADANG

Usai Upacara Bendera HUT RI, PKS Padang Baksos Bersih-bersih Pantai Padang

0
×

Usai Upacara Bendera HUT RI, PKS Padang Baksos Bersih-bersih Pantai Padang

Sebarkan artikel ini
INSPEKTUR UPACARA— Ketua DPD PKS Kota Padang Muharlion menjadi inspektur upacara peringatan HUT  RI ke-78 Tahun di halaman kantor DPD PKS Kota Padang, jalan Kis Mangunsarkoro, Kecamatan Padang Timur, Kamis (17/8). 

MANGUNSARKORO, METRO–Dewan Pengurus Da­erah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pa­dang melaksanakan upacara bendera peringatan HUT  RI ke-78 Tahun di halaman Kantor DPD PKS Kota Padang, jalan KIS Mangunsarkoro, Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kamis (17/8).

Ketua DPD PKS Kota Padang Muharlion, sebagai inspektur upacara dalam kesempatan menjelaskan, dalam menyambut HUT RI ke-78 ini, DPD PKS Kota Padang melakukan se­rang­­kaian kegiatan seperti upacara peringatan HUT RI ke-78, berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak yang berada di lingkungan kantor DPD PKS Kota Pa­dang, serta aksi bersih Pantai Padang yang akan dilangsungkan sore harinya.

Dalam kesempatan ter­­sebut, Muharlion  juga me­nyampaikan, selain ke­giatan lomba juga ada kegiatan sosial, seperti aksi bersih sampah di Pantai Padang. Aksi ini dilakukan, untuk membantu program pemerintah, serta me­nge­dukasi masyarakat agar tidak sembarangan dalam membuang sampah.

Baca Juga  Surya Jufri Bantu Perbaikan Masjid Ihsan Bandarbuat Rp30 Juta

“Saat ini produksi sampah mencapai 500-600 ton per hari. Program ini untuk mengedukasi warga dan pengunjung Pantai Padang agar membuang sampah ke tempat yang telah disediakan dan tidak membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Muharlion memaparkan, DPD PKS berkomitmen mengedukasi warga agar memilah sampah dari rumah tangga. “Kita mencoba memberikan solusi, walau belum bisa menyelesaikan masalah sampah di Kota Padang yang kian hari kian mengkhawatirkan,” paparnya.

Menurutnya untuk me­nang­gulangi sampah ini, maka harus dilakukan terobosan pengolahan sampah dengan teknik Refuse Derived Fuel (RDF) dengan melakukan pengolahan sampah yang dikeringkan untuk menurunkan kadar air hingga 25%.

Baca Juga  Oktober, PKL Jalan Sandang Pangan Ditertibkan

“Dengan mengeringkan kadar air hingga 25%. Dengan ini, RDF berpotensi sebagai sumber energi alternatif pengganti batu bara yang dapat diguna­kan sebagai bahan bakar di pabrik Semen, khususnya di PT Semen Padang,” je­las­nya.

Oleh karena itu, Muharlion memaparkan, sampah bisa menjadi investasi energi di masa yang akan datang. “Pemko Padang harus bergerak cepat. Ka­rena sampah bisa menjadi sumber PAD bagi Kota Padang dengan cara pengolahan sampah menjadi RDF,” tutupnya. (hsb)