METRO PESISIR

Bangun dengan Konsep Desa Wisata, Walikota Genius Umar Komitmen Majukan Kota Pariaman

1
×

Bangun dengan Konsep Desa Wisata, Walikota Genius Umar Komitmen Majukan Kota Pariaman

Sebarkan artikel ini
LIHAT KERAJINAN—Wako dan menteri saat melihat hasil kerajinan masyarakat desa saat resmikan dewa wisata.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Genius Umar mengungkapkan bahwa kami Pemerintah Kota Pariaman memiliki prinsip dalam memajukan kota ini. Untuk memajukan kota ini terlebih dahulu harus memajukan desanya. “Kota Pariaman memiliki 55 desa dan 16 kelurahan. Kalau 55 desanya maju, secara otomotis Kota Pa­riaman juga maju. Inilah konsep pembangunan  yang kita pakai dalam lima tahun terakhir,” kata Walikota Pariaman H Genius Umar, kemarin.

Katanya, di Kota Pariaman ini, desa banyak dibangun dengan konsep desa wisata karena memang kotanya memiliki visi wisata dan didukung oleh desa.

Genius juga mengatakan bah­wa dipilihnya Kota Pariaman sebagai tempat launching lomba desa wisata oleh Mendes PDTT karena prestasi dari Desa Apar yang luar biasa dan penilaian desa wisata baik Kemendes maupun kementerian lainnya dinilai baik secara nasional serta me­lakukan manajemen pariwisata yang cukup baik.

Baca Juga  Hama Babi dan Tupai sangat Meresahkan

“Dengan datangnya Mendes PDTT ke Kota Pariaman, saya harapkan kepala desa dan ketua BumDes Desa Apar agar terus maju dengan lompatan yang le­bih dari sebelumnya serta dapat memberikan motivasi untuk desa lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar melaunching Lomba Desa Wisata Nusantara tahun 2023 bertempat di Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman.

“Kemendes PDTT telah melaunching Lomba Desa Wisata Nusantara tahun 2023 untuk kompetensi desa-desa wisata yang ada dibawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) se-Indonesia memperebutkan ha­diah 1M. Penutupan akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan November 2023 dan diumumkan desa wisata terbaik,” kata­nya.

“Lomba ini sangat penting dilaksankan karena untuk mensuport pertumbuhan ekonomi di desa melalui desa wisata, ma­macu masuk dalam iven regio­nal dilevel ASEAN. Kita bisa me­nunjukan bahwa di Indonesia penguatan desa wisata sangat bagus. Sementara ini, pemenang lomba kita bawa ke forum-forum internasional minimal tingkat Asia yang mengangkat tiga hal yakni desa wisata, satu desa satu produk (one vilage one produc) dan desa digital,” ulasnya.

Baca Juga  Wabup Sebar Ribuan Bibit Ikan ke Irigasi

Menteri yang akrab disapa dengan Gus Menteri juga menjelaskan bahwa Kota Pariaman dipilih sebagai lokasi karena Kota Pariaman mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pemba­ngunan desa dan desa wisata juga banyak di Kota Pariaman.

“Beberapa waktu yang lalu, beberapa desa di Kota Pariaman menjadi juara baik iven yang dilaksanakan Kemendes maupun kementerian lainnya. Ini menjadi salah satu bukti bahwa Kota Pariaman memiliki komitmen dan tidak terlepas dari Walikota Pa­riaman sendiri,” sebutnya. “Kita berharap desa wisata di Indonesia yang dikelola oleh BumDes harus berbasis alam, jangan berbasis pabrikan,” ujarnya.  (efa)