TANJUNG AUR, METRO–Jumat berkah yang istimewa dirasakan masyarakat di Parak Karambie, Tanjung Aur, Kecamatan Kototangah. Jumat (11/8), Wali Kota Padang Hendri Septa meresmikan Masjid Nurul Ilmi yang sejak lama diidamkan.
Dalam kesempatan itu, Wako Hendri Septa mengungkapkan selain sebagai tempat beribadah, masjid juga diharapkan dapat menjadi tempat yang menarik serta dapat dijadikan sebagai rumah kedua bagi remaja-remaja dalam melaksanakan aktivitas keagamaan.
Wako menyebut, salah satu hal yang membuat anak-anak tidak suka ke masjid dikarenakan sering dimarahi. Sehingga, anak-anak lebih memilih menjauhi masjid.
“Anak-anak, wajar jika sedikit meribut ketika di masjid. Betul bahwasanya di dalam masjid harus tenang, karena banyak orang yang akan beribadah. Namun, jika ingin memberitahu bahwa hal itu salah, janganlah dimarahi. Sampaikan dengan tutur kata yang lembut agar mereka mengerti,” ucap Hendri Septa.
Wako menjelaskan, jika anak-anak dimarahi di masjid. Hal tersebut membuat anak-anak menanamkan dalam pikirannya untuk tidak menyukai masjid.
Dia menjelaskan, jika anak-anak yang menjadikan masjid sebagai tempat bermainnya di usia dini, mereka akan senantiasa senang untuk ke masjid karena merasa banyak teman-temanya, sehingga lama-kelamaan membuatnya tidak berat untuk datang ke masjid.
“Jangan sampai kita membuat anak-anak kita tertanam dalam pikirannya. Di masjid ini saya pernah dimarahi, sehingga saya harus menjauhinya,” tambahnya.
Selain itu, Wako Hendri Septa juga menekankan untuk menantang kreativitas pengurus masjid, untuk menjadikan masjid sebagai tempat ternyaman bagi anak-anak, sehingga menjadi pribadi yang cinta masjid.
“Saya yakin bahwa pengurus memiliki caranya untuk menarik anak-anak kita agar mencintai masjid. Namun, saya berpesan, jadikanlah masjid ini sebagai tempat ternyamannya anak-anak. Baik itu beribadah seperti salat, mengaji, kasidah, serta berdiskusi untuk melahirkan ide-ide positif lainnya hingga bersedekah,” harapnya.
Dalam mendukung hal tersebut, wako juga menjanjikan 50 zak semen secara pribadi untuk pembangunan ruangan TPQ yang sedang berjalan. Agar cita-cita tersebut dapat terwujud dan masjid ramai dikunjungi oleh semua kalangan.
“Dengan ramainya kunjungan, kegiatan keagamaan dan ide-ide positif lainnya pasti akan dilahirkan oleh penerus bangsa ini,” tuturnya.
Kemudian, acara peresmian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Wako Hendri Septa, serta penyerahan dana hibah sebesar Rp10 juta dari Pemko Padang.
Turut hadir mendampingi Wako Hendri Septa, Kabag Kesra Fuji Astomi, Kabag Prokopim Imral Fauzi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, Kadis Perhubungan Ances Kurniawan, Kadis PUPR Tri Hadiyanto, Camat Koto Tangah Darmalis, Perumda AM Kota Padang, serta unsur lainnya. (cr2)






