METRO BISNIS

Penyerapan Dana Nagari Jangan jadi Silpa

0
×

Penyerapan Dana Nagari Jangan jadi Silpa

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO – Nagari Salimpaung salah satu dari enam nagari di Kecamatan Salimpaung. Nagari dengan empat jorong yaitu Jorong Koto Tuo, Nan Duo Suku, Padang Jaya dan Jorong Nan Sambilan ini berpenduduk 5.143 jiwa (1.537 KK) dan saat ini masih membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan fisik dinagari tersebut.
Pada tahun 2018 lalu Nagari Salimpaung ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.3.439.849.400, yang bersumber dari APBD Kabupaten/Provinsi dan APBN. Terealisasi sebesar Rp.2. 659.671.215, atau 77,32 persen, silpa sebesar Rp.780. 178.185 atau 22,68 persen.
Untuk tahun 2019 prioritas pembangunan Nagari Salimpaung sebahagian besar dialokasikan untuk pembangunan fisik seperti perbaikan irigasi masyarakat yang saat ini sangat dibutuhkan. Hal itu disampaikan Wali Nagari Salimpaung Marjohan pada saat Musrenbang nagari, Senin (28/01) dikantor Wali Nagari Setempat.
Sementara dari hasil pra musrenbang sebelumnya untuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2010 mendatang, Marjohan menyampaikan beberapa kegiatan fisik dan non fisik seperti pembangunan jalan, embung, irigasi, rehab rumah tidak layak huni, pelatihan adat, pelatihan sumbang 12, pelatihan TTG, pemberdayaan remaja masjid, pengelolaan sampah dan lainnya.
Untuk pelaksanaan musrenbang digedung serbaguna yang belum selesai dikatakannya, “Agenda musrenbang dilaksanakan ditempat yang saat ini masih terbengkalai pembangunannya, karena kami tidak bisa mengalokasikan dana desa untuk itu,” katanya.
Bupati Tanah Datar yang diwakili Staf Akhli Zulkifli SR, mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada pra musrenbang, sudah ada rancangan dari nagari sehingga pada saat musrenbang dengan tim kabupaten, tinggal memfinalkan, dengan mengelompokkan yang prioritasnya.
Sehingga masyarakat tahu apa saja program nagari yang akan dilaksanakan dan terakomodir dalam anggaran. “Seluruh program yang sudah disusun Wali Nagari bersama stekholder, itu harus kita sepakati terlebih dahulu dan itu pada saat musrenbang ini kita lakukan,” sebutnya.
Mengenai kegiatan yang dilaksanakan di nagari Ia minta agar cepat dilaksanakan, “ Mulailah kegiatan lebih awal sehingga pelaksanaan dapat sesuai kalender dan skedul yang sudah disusun, karena perencanaan sudah lebih awal dan dana dinagari dapat terserap efektif, jangan sampai menjadi silpa ditahun berikutnya,” ucap Dia.
Sementara untuk dana nagari Zulkifli mengatakan lebih prioritas untuk pemberdayaan perekonomian masyarakat, jadi harus fokus pada ekonomi, sehingga masyarakat lebih mandiri dan nanti juga dapat menopang pendapatan daerah.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra didampingi Wakil Ketua DPRD beserta Anggota ini, juga berharap sama agar realisasi anggaran yang sudah direncanakan matang tidak menjadi silpa dan semua kegiatan yang diakomodir dimasukkan ke dalam RKPD nagari.
“Seluruh kegiatan yang sudah direncanakan tolong dimasukkan ke dalam RKPD Nagari, karena masih ada sekitar 30 persen yang tidak masuk, “katanya.
Musrenbang dengan TAPD lingkup pemkab Tanah Datar tersebut turut dihadiri Camat Salimpaung, Forkopimca, Wali Nagari se-Kecamatan Salimpaung, Tokoh masyarakat, bundo kanduang dan unsur lainnya. (ant)

Baca Juga  Jangan Ngaku Kreatif Kalau Belum Ikutan Awesome Review Contest Bareng Galaxy A32