PESSEL METRO–Tragis. Dua pemuda tewas akibat tersengat aliran listrik (kesetrum) saat menebang bambu di Kampung Talang Kayu Jao, Nagari Sungai Sirah, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (3/8) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sontak saja, warga setempat pun dibuat geger dengan insiden nahas yang dialami kedua korban bernama Riki Prasetyo (26) dan Nanda (27). Meski keduanya sudah terkapar tak bernyawa, tidak ada yang berani menyentuh korban sampai pihak PLN memutus aliran listrik.
Setelah dipastikan tidak ada lagi aliran listrik, kedua korban baru bisa dievakuasi dan selanjutnya dibawa menggunakan mobil patroli Polsek Lunang Silaut ke Puskesmas Tanjung Makmur, Kecamatan Silaut. Namun, hasil pemeriksaan tim medis, kedua korban dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Lunang Silaut AKP Advianus mengatakan, dari hasil olah TKP yang telah dilaksanakan, diduga kuat korban meninggal dunia karena kesetrum listrik tegangan menengah saat menebang pohon bambu pada waktu pagi hari.
“Saat memotong bambu, dimana kondisi bambu masih basah dan mengenai tegangan menengah listrik PLN yang jaraknya berdekatan. Akibat kejadian ini, korban tersengat aliran listrik,” kata AKP Advianus kepada wartawan.
Dijelaskan AKP Advianus, diketahuinya kedua korban kesetrum bermula saat seorang pengendara sepeda motor melihat percikan api di sekitar pohon bambu di Kampung Talang Jao. Sekitar pukul 09.15 WIB, pengendara tersebut lantas memberitahukan peristiwa tersebut kepada Oyon Hendri yang sedang bekerja pembersihan jaringan PLN di sekitar lokasi kejadian.
“Mendapat informasi itu, Oyon pergi melihat ke lokasi pohon bambu yang dimaksud. Sesampai di lokasi, Oyon terkejut melihat ada dua orang laki-laki tergeletak di bawah pohon bambu. Kemudian, saksi Oyon memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi Mita Farida Anum dan warga sekitar,” kata dia.
AKP Advianus menuturkan, sebelum dilakukan evakuasi terhadap keduanya, pihak PLN terlebih dahulu melakukan pemutusan arus di daerah itu. Selanjutnya, sekitar pukul 10.20 WIB, kedua korban baru bisa di evakuasi keluar dan dilarikan ke Puskesmas Tanjung Makmur, Silaut.
“Kedua pemuda itu dibawa ke puskesmas menggunakan mobil patroli Polsek Lunang Silaut. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi dan menerima kematian korban murni sebagai musibah terkena sengatan listrik saat mengambil bambu,” tutup AKP Advianus. (rio)





