PDG. PARIAMAN, METRO —Kebakaran hebat terjadi di Pasar Kampung Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padangpariaman, Senin (31/7) sekitar pukul 01.15 WIB. Akibatnya, 18 kios berikut dengan barang dagangan ludes dilahap si jago merah.
Musibah kebakaran itupun membuat para pemilik kios harus menelan kerugian yang sangat besar karena tidak ada satupun barang dagangan yang bisa diselamatkan. Hal itu disebabkan semua kios dalam kondisi tutup. Ditaksir, kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 2 miliar.
Kapolsek Nan Sabaris, Iptu Fahnedi mengungkapkan kronologis kejadian berawal saat saksi Satra Kastari melewati Pasar Kampuang Galapuang. Pada saat itu saksi melihat di salah satu kios yang berada di dalam pasar telah terbakar.
“Setelah melihat adanya kobaran api, saksi langsung memberitahukan kepada Wali Nagari Ali Wardana tentang kejadian tersebut. Setelah melihat langsung api yang sudah membesar dan menyebar dari satu kios ke kios lainnya, perangkat nagari menghubungi Pemadam Kebakaran,” ungkap Iptu Fahnedi.
Dijelaskan Iptu Fahnedi, pada pukul 01.45 WIB datang enam unit mobil pemadam kebakaran yaitu tiga unit dari Damkar Kabupaten Padangpariaman, dua unit armada dari Kota Pariaman dan satu unit armada dari Damkar Padangpanjang.
“Kami dari kepolisian bersama masyarakat juga turut memberikan pertolongan pertama untuk memadamkan api. Kami juga berusaha melakukan pengamanan untuk menghindari terjadi penjarahan terhadap barang-barang dagangan yang ada di pasar tersebut,” ujar Iptu Fahnedi.
Menurutnya, cepatnya api menyebar atau menjalar di beberapa toko diakibatkan oleh banyaknya toko-toko atau kios yang menjual barang yang mudah terbakar seperti toko PMD, pakaian, plastik dan lainnya.
“Selanjutnya api berhasil dijinakkan oleh petugas sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam peristiwa kebakaran tidak ada korban jiwa namun kerugian mencapai miliaran rupiah. Untuk penyebab terjadinya kebakaran kami dari kepolisian masih melakukan penyelidikan. Namun saat ini kami sudah mengamankan TKP di dengan memasang police line dan mencatat beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan,” jelasnya
Sementara itu, Ibrahim (50) salah seorang pemilik kios mengungkapkan bahwa dirinya tidak percaya bahwa kiosnya hangus terbakar. “Saya tahu setelah ada warga setempat mengabarkan bahwa Pasar Kampung Galapuang terbakar, sehingga saya langsung menuju TKP,” ungkapnya. (ozi)






