BERITA UTAMA

Rumah Pensiunan PNS dan Ketua RT Terbakar

0
×

Rumah Pensiunan PNS dan Ketua RT Terbakar

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan kebakaran dua rumah di Simpang Apa Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung.

PADANG, METRO–Si jago merah kembali mengamuk di Kota Padang. Kali ini, dua unit rumah di kawasan padat permukiman penduduk, Simpang Apa Cengkeh, Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, mengalami kebakaran, Minggu dinihari (30/7).

Sontak saja, musibah itu membuat panik ma­syarakat setempat, lanta­ran menyaksikan besar­nya kobaran api. Di tengah kepanikan itu, warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petu­gas Damkar agar kebaka­ran tidak semakin meluas.

Tak lama berselang, puluhan petugas Damkar bersama beberapa arma­da tiba di lokasi dan lang­sung melakukan pemada­man. Setelah satu jam lebih berjibaku, kebakaran itu berhasil dipadamkan. Na­mun, dua bangunan rumah dan satu unit sepeda motor ludes terbakar.

Baca Juga  Si Gulambai Habisi Rumah Warga di Mata Air

Kepala Bidang Ope­rasional (Kabid Ops) Pe­madam Kebakaran Kota Padang, Sutan Hendra, mengatakan bahwa ada salah seorang masyarakat yang melihat asap dan api di atap rumah. Melihat kejadian itu, warga lang­sung melaporkan ke Dinas Damkar Kota Padang.

“Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 01.43 WIB. Kami langsung be­rangkat dengan mener­junkan armada sebanyak delapan unit dengan 70 orang personel,” kata Sutan Hendra.

Menurut Sutan Hendra, dilaporkan bahwa objek yang terbakar tersebut adalah dua unit rumah milik Aminah yang merupakan pensiunan PNS dan rumah lainnya milik Syofyan yang merupakan ketua RT se­tempat.

Baca Juga  Pemuda Mabuk Lem Bacok Saudara Sendiri

“Diketahui dilokasi keja­dian adalah pemukiman padat penduduk, dan be­runtung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk saat ini penyebab kebakaran belum di keta­hui, kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk me­nyelidiki,” ungkap Sutan.

Dijelaskan Sutan, se­telah beberapa menit ber­jibaku memadamkan api, akhirnya pada pukul 02.23 WIB api berhasil dipa­dam­kan, dan dilanjutkan de­ngan proses pendinginan. “Ditaksir kerugian dalam musibah kebaran ini men­capai Rp 1.5 miliar,” tutup­nya. (cr2)