BERITA UTAMA

Siswa SMAN 1 Air Bangis Dikeroyok sampai Pingsan

0
×

Siswa SMAN 1 Air Bangis Dikeroyok sampai Pingsan

Sebarkan artikel ini
DIKEROYOK— Korban Adinul Haqiqi (16), siswa SMAN 1 Air Bangis mendapatkan perawatan usai dikeroyok.

PASBAR, METRO–Seorang pelajar se­ko­lah SMA Negeri 1 Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas, dikeroyok oleh temannya dan sejumlah pemuda. Atas kasus ini, apa­rat Kepolisian Resor (Pol­res) Pasaman Barat, Su­matera Barat menyelidiki kasus yang sempat menye­babkan korban pingsan.

“Korban bernama Adi­nul Haqiqi (16), warga Jorong Kampung Padang Selatan, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat dan saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan, dengan memeriksa korban dan meminta keterangan se­jumlah saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP),”  kata Kapolres Pasbar, AKBP Agung Basuki, melalui Kapolsek Sungai Beremas AKP Efriadi, Minggu (30/7).

Efriadi mengatakan, pe­ristiwa pengeroyokan tersebut terjadi disamping Posko Pemuda, tepatnya di Simpang SMA Negeri 1 Sungai Beremas, Rabu (26/07) sekitar pukul 10.30 WIB

Aksi pengeroyokan ter­sebut kata Efriadi, berawal saat korban pulang sekolah dari SMA Negeri 1 Air Bangis. Sampai di persimpangan sekolah tepatnya di posko pemuda, korban bertemu dengan pelaku FZ (18), yang juga masih satu sekolah dengan korban.

Baca Juga  Pesawat SAM Air Dihujani Tembakan KKB, Pilot Alami Luka-luka

Setelah bertemu di posko pemuda, selanjutnya pelaku FZ mengajak korban untuk berkelahi. Ketika keduanya hendak berkelahi, saudara dari FZ yang masing-masing berinisial FH (20), RZ (29)  dan RJ (15), datang ke posko pemuda tersebut dan FH langsung menendang korban yang mengakibatkan korban terlempar.

Menurutnya, setelah FH menendang korban, FZ juga memukul dengan cara meninju hidung korban, sehingga mengeluarkan darah dan selanjutnya korban juga dipukul di bagian punggung oleh pelaku RJ.

Saat itu korban hendak melarikan diri, tiba-tiba pelaku IN (20), sudah berada di lokasi namun tidak melakukan pemukulan, me­lainkan hanya mena­han korban agar tidak me­larikan diri.

“Saat itu pelaku IN memegang kerah baju korban, sedangkan korban berusaha melindungi wajah, kemudian pelaku FZ, FH, RZ dan RJ dan juga beberapa anak sekolah lainnya yang tidak diketahui namanya, kembali melakukan pemukulan pada bagian kepala, punggung dan wajah korban,” terangnya.

Baca Juga  Menteri BUMN Erick Thohir, Berencana Pangkas Jumlah BUMN Menjadi Hanya 30 Perusahaan

Efriadi menyebutkan, akibat dari pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah pelajar dan beberapa pemuda, mengakibatkan korban lemas dan jatuh pingsan, sehingga korban ditolong dan dibawa oleh beberapa warga serta pelajar lainnya ke Puskesmas Air Bangis.

“Mendapat informasi pengeroyokan tersebut, pihak keluarga korban melaporkan kejadian ke Ma­polsek Sungai Beremas dengan Laporan Polisi Nomor : LP/36/VII/2023/SEK-SB tanggal 26 Juli 2023,” sebutnya.

Ia menjelaskan pihak sekolah mengupayakan untuk melakukan mediasi dengan kedua belah pihak, namun pihaknya tetap melanjutkan penyelidikan.

Pelaku dan korban, katanya  merupakan pelajar dalam satu sekolah yang sama. Kita juga telah menemui Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Air Bangis untuk mengantisipasi terjadinya perkelahian susulan antarsiswa,” jelasnya.

Pihak Polsek Sungai Beremas akan memediasi dan menengahi peristiwa pengeroyokan dengan ke­dua belah pihak keluarga pelaku dan korban serta melibatkan ninik mamak, tokoh masyarakat dan pihak sekolah SMA Negeri 1 Air Bangis. (jpg)