SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kapolres Sijunjung Lakukan Pengecekan Jalinsum, Warga Keluhkan Sistem Buka Tutup

0
×

Kapolres Sijunjung Lakukan Pengecekan Jalinsum, Warga Keluhkan Sistem Buka Tutup

Sebarkan artikel ini
ARAHAN—Kapolres Sijunjung AKBP Andre Anas memberikan arahan kepada pengatur buka tutup perbaikan jalan di Jalinsum usai menerima keluhan dari masyarakat.

SIJUNJUNG, METRO–Setelah mendengar langsung keluhan ma­syarakat terkait sistim buka tutup pada sejumlah titik perbaikan Jalinsum (jalan lintas sumatra) yang kini sedang proses pe­ngerjaan, Kapolres Sijunjung AKBP Andre Anas melakukan pengecekan ke lokasi. Kapolres yang turun didampingi sejumlah pejabat utama di ling­ku­ngan Polres itu menegaskan bahwa jangan sam­pai ada paksaan kepada pengendara untuk memberikan imbalan kepada pengatur jalan buka tutup.

Ia juga mengatakan bahwa rentang waktu pe­nutupan tidak boleh terlalu lama sehingga menimbulkan antrian panjang kendaraan.  “Jangan ada paksaan kepada pengendara untuk memberikan imbalan kepada pengatur jalan. Begitu juga dengan sistim buka tutupnya, jangan terlalu lama. Paling lama 20 menit cukup, karena bisa menyebabkan an­trian panjang,” tutur Ka­polres saat memberikan arahan kepada masya­rakat yang mengatur jalan buka tutup di Kecamatan Kupitan.

Pihaknya juga mengapresiasi adanya inisiatif dari masyarakat untuk membantu mengatur an­trian kendaraan. “Kita apresiasi karena ada kemauan masyarakat untuk mengatur antrian, kalau tidak diatur tentunya ke­macetan dan arus lalu lintas akan terganggu. Meski demikian kita harus mengacu pada aturan dan ketentuan yang ada,” terang Kapolres didampingi Kasat Lantas AKP  Zamrinaldi melalui Kasubag Humas Akp Taufik.

Keluhan masyarakat itu disampaikan kepada Kapolres melalui kegiatan Jumat Curhat yang merupakan program Polres Sijunjung untuk menyerap aspirasi masyarakat terutama menyangkut Kamtibmas.

“Ini untuk merespon keluhan masyarakat yang disampaikan pada kita saat kegiatan Jumat Curhat. Masyarakat menyampaikan sistim buka tutup yang terlalu lama, sehingga kita langsung ke lokasi untuk memberi arahan. Tujuannya jangan sampai memicu terjadinya gangguan Kamtibmas,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar seluruh pihak bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas di tengah masyarakat. “Jangan sampai muncul persoalan yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” imbaunya. (ndo)