PADANG, METRO–Dengan tagline, “Saatnya putra asli Pasa Gadang (Pemancungan) duduak di Legislatif” Khairul,SH maju sebagai caleg DPRD kota Padang periode 2024-2029. Maju dengan bendera Golkar untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Padang Selatan dan Padang Timur.
Khairul berpendapat bahwa partai Golkar merupakan partai tengah yang modern. “Saya melihat bahwa Golkar adalah partai modern, tidak terlalu kekiri dan tidak terlalu ke kanan. Dan itu sesuai dengan semangat saya,” ucap Khairul yang tercatat aktif sebagai korp pelatih Gerakan Pramuka Kwarda Sumbar.
Ada banyak hal yang ingin ia lakukan apabila nantinya terpilih berkaitan dengan pembangunan Kota Tua. Menurutnya, bangunan di Kota Tua yang merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda belum mendapat penanganan yang kongkrit dari Pemko Padang.
“Saya akan fokus dengan pengembangan Kota Tua dan Pasa Gadang. Bagaimana nilai sejarah dari berbagai gaya arsitektur bangunan yang berbeda-beda tetap dipertahankan,”sebut Khairul di Hotel Truntum Padang, Kamis (27/7).
Terutama daerah Padang Selatan lanjutnya, banyak yang dapat dijadikan untuk meningkatkan pendapatan daerah, khususnya di bidang parawisata. Seperti stasiun kereta api yang baru dibangun di Kelurahan Pasa Gadang, masih butuh pengembangan. Kondisi saat ini kurang menguntungkan bagi masyarakat. Karena penumpang yang sepi dari Pulau Air ke Bandara atau sebaliknya.
“Bagaimana cara meramaikan Kota Tua Pasar Gadang. Tentu, melalui kemitraan legislatif dan eksekutif bisa mengupayakan pembukaan jalur kereta api wisata agar bisa sampai ke stasiun Pulau Air. Secara otomatis Kota Tua dan Pasa Gadang akan menjelma menjadi kawasan kunjungan wisatawan daerah yang wajib didatangi apabila ke Kota Padang,” imbuhnya.
Sebagai aktivis kemasyarakatan, Khairul merasa harus mengambil langkah untuk membantu lebih banyak masyarakat dengan maju sebagai caleg DPRD kota Padang periode 2024-2029.
“Hidup ini harus bermanfaat bagi orang banyak dalam artian lebih luas dan lebih kongret lagi apabila kita masuk ke ranah kebijakan. Dan itu pula yang membuat saya akhirnya berpikir dan pada akhirnya memutuskan. Bismillah, saya siap untuk maju, khususnya untuk membangun kota Padang dari Padang Selatan dan Padang Timur,” tekadnya. (jes/rel)






