AGAM/BUKITTINGGI

TWA Gunung Marapi Direaktivasi, BKSDA Sumbar Terapkan Sistem Pendakian Booking Online

0
×

TWA Gunung Marapi Direaktivasi, BKSDA Sumbar Terapkan Sistem Pendakian Booking Online

Sebarkan artikel ini
SISTEM BOOKING ONLINE— Sistem pendakian booking online diresmikan Wakil Gubernur Sumbar, Dr Audy Joinaldy sekaligus reaktivasi TWA Gunung Marapi, di Convention Hall Padang, Senin (24/7).

AGAM, METRO–Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi ba­kal menerapkan sistem pendakian booking online kepada wisatawan pendaki. Sistem elektronik itu merupakan inovasi BKSDA Sumbar, yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi wisa­tawan.

Sistem pendakian booking online itu diresmikan Wakil Gubernur Sumbar, Dr Audy Joinaldy sekaligus reaktivasi TWA Gunung Marapi, di Convention Hall Padang, Senin (24/7).

Ia mengapresiasi BKSDA Sumbar yang terus be­rino­vasi sesuai per­kem­bangan zaman saat ini. Diharapkannya sistem itu bisa diterapkan dengan maksimal.

“Dengan adanya sis­tem ini kita bisa mengetahui data pendaki, serta mengatasi pendaki ilegal. Apalagi TWA Gunung Marapi kembali dibuka,” ujarnya.

Diyakininya, TWA Gunung Marapi semakin banyak pe ngunjung dengan menerapkan sistem ini, sehingga dipastikannya bakal banyak pula masyarakat mendirikan warung-warung. “Tentu ini dampaknya kepada pergerakan ekonomi masyarakat,” sebutnya.

Baca Juga  Fahira, Siswa Kelas 4 SDIT Cahaya Hati, Dulang Emas Turnamen Taekwondo Jam Gadang

Bahkan Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi KLH Nandang Priadi me­ngikuti kegiatan itu secara virtual menyatakan, sistem pendakian booking online yang diterapkan Sumbar pertama di Indonesia.

“Secara langsung Sumbar menjadi pilot project dalam penerapan sistem ini, sehingga nanti dipastikan akan ada kunjungan dari daerah lain,” katanya.

Bupati Agam, Dr H Andri Warman menyambut baik inovasi BKSDA Sumbar, yang menerapkan sis­tem pendakian booking online bagi pendaki.

Ia juga mendukung BKSDA Sumbar, yang kini kembali aktivasi TWA Gunung Marapi setelah ditutup beberapa bulan lalu akibat erupsi.

“Jika TWA Gunung Marapi direaktivasi, kita yakin akan banyak wisatawan kembali melakukan pen­dakian,” katanya.

Baca Juga  BIMTEK 2, Pembangunan Kawasan Pedesaan

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono menyebutkan, tahun kemarin TWA Gunung Marapi jalur pendakian prok­lamator sudah diresmikan.

“Januari kemarin gunung Marapi erupsi, sehingga dilakukan penutupan. Kini TWA Gunung Marapi kembali direaktivasi, sekaligus launching sistem pendakian booking online,” ujarnya.

Dalam menerapkan sis­tem ini katanya, menggu­nakan booking online di tiga pintu masuk dari tiga nagari.

Setiap pendaki nanti menggunakan e-tiket, supaya bisa diketahui jumlah pendaki yang naik dan turun sekaligus atasi pendaki ilegal.

“Setiap pintu pendakian nanti dilakukan pemeriksaan terhadap pendaki seperti peralatan, kondisi kesehatan hingga sampah,” terangnya.

Pihaknya terus be­ru­paya berikan pelayanan terbaik kepada setiap pendaki, baik dari dalam maupun luar Sumbar. (pry)