METRO SUMBAR

Gubernur Sumbar Kembangkan SMK Negeri Kesehatan Akabiluru, Tahun Ini Bakal Dibangun 6 Lokal Baru

0
×

Gubernur Sumbar Kembangkan SMK Negeri Kesehatan Akabiluru, Tahun Ini Bakal Dibangun 6 Lokal Baru

Sebarkan artikel ini
Kunjungi SEKOLAH— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengunjungi SMK Negeri Kesehatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.

LIMAPULUHKOTA, METRO–Hari sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB. Terlihat sejumlah siswa berpakaian putih abu-abu bersama guru-guru berdiri berbaris di halaman sebuah sekolah di Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima­pu­luh Kota.

Mereka berbaris di de­pan bangunan sekolah yang­ kondisi cukup memprihatinkan. Sekolah itu adalah SMK Negeri Kesehatan Akabiluru. Bangunan sekolah itu hanya terdiri dari empat lokal. Sementara di sampingnya ada bangunan yang digunakan untuk kantor sekolah. Kondisi bangunannya salah satu tiang pondasi rusak. Bangunan cat sekolah juga sudah mulai memudar. Ti­dak ada plang merek se­kolah, yang ada hanya spanduk yang sudah usang di samping bangu­nan me­ng­hadap ke akses jalan ma­suk sekolah.

Siswa yang berbaris menanti kedatangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, Senin siang (24/7). Kehadiran Mahyeldi bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr Lila Yanwar dan Sekda Kabupaten Limapuluh Ko­ta, Widya Putra, Camat Akabiluru dan jajaran.

Saat mengunjungi seko­lah tersebut, Mahyeldi terlihat begitu serius mem­per­ha­tikan bangunannya dan menanyakan langsung kondisi sekolah saat ini kepada Kepala SMK Negeri Kesehatan, Resmita. Setelah mendapat informasi lengkap, Mahyeldi pun langsung menjalin komunikasi dengan siswa yang hadir dengan memberikan semangat dan motivasi belajar kepada siswa.

Baca Juga  Bawaslu Solsel Launching Website

Mahyeldi bahkan me­nanyakan apa saja keluhan dan kebutuhan sekolah kepada siswa yang harus di­pe­nu­hi. Pada kesempatan itu siswa mengajukan aspirasi berupa akses ja­lan, beasiswa dan akses in­ternet. Termasuk juga ke­bu­tuhan fasilitas sekolah dan gedung bangunan yang­ memadai.

Usai mendengar kebutuhan siswa tersebut, Mah­yeldi mengatakan, Pemprov Sumbar akan me­ngem­bang­kan SMK Negeri Ke­sehatan Akabiluru agar kondisinya lebih baik ke depan.

“Pengembangan yang dilakukan, tahun 2023 ini sedang terlaksana tender untuk pembangunan gedung sekolah. Di harapkan Agustus sudah ada perjanjian kerjasama (PKS) dan segera dimulai pembangunan. Tahun ini selesai pembangunannya,” ungkap Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, akan ada enam lokal yang akan dibangun dengan ba­ngu­nan terpisah. Selain itu juga akan dibangun fasilitas labor dan kantor guru-gurunya. Sementara, bangunan yang lama yang jadi lokal saat ini akan dijadikan asrama. “Secara bertahap kelengkapan sekolah akan di­­lengkapi,” ungkapnya.

Mahyeldi mengatakan, dari informasi Kepala SMK Negeri Kesehatan Sumbar, banyak dari beberapa daerah lain di Sumbar yang berkeinginan sekolah di sini. Karena itu, perlu difasilitasi.

Baca Juga  Hayati Tawarkan Promo Menarik Honda PCX dan ADV 150

“SMK Kesehatan ini ada jurusan untuk tenaga asisten perawat dan apo­teker. Tenaga di bidang ini kebutuhannya sangat tinggi. Pelayanan kesehatan dan keperawatan juga butuh asisten. Bisa juga tamatannya jadi pengusaha untuk lakukan pelayanan ke­se­hatan. Karena itu pe­mi­nat­nya banyak,” terangnya.

Selain melengkapi fasilitas sekolah, juga perlu disiapkan tenaga gurunya. Saat ini menurut Mahyeldi, tenaga gurunya memadai, tapi banyak yang berstatus tenaga honor. “Ini akan dievaluasi, kalau bangunan selesai, siswa banyak akan siapkan gurunya. Bahagian yang akan dijadikan penambahan kita ke depan. Sementara akses jalan ke sekolah tentu tanggungjawab Bupati Limapuluh Kota nanti,” terangnya.

Kepala SMK Negeri Kesehatan, Resmita me­nga­­takan,  SMK Negeri Ke­se­­hatan Akabiluru berdiri pada tahun ajaran 2022/2023. Jumlah siswanya saat ini sebanyak 45 siswa yang ter­bagi dua jurusan, yakni ju­rusan farmasi dengan la­yanan kesehatan.

Untuk kelas 10, jumlah siswanya sebanyak 23 sis­wa dengan jurusan farmasi. Sementara kelas 11 se­ba­nyak 22 siswa dengan sa­tu jurusan layanan keseha­tan.

Resmita mengatakan, saat ini yang sangat dibutuhkan sekolah ini adalah fasilitas dan bangunan yang memadai serta tenaga pengajar yang kompeten bidang kesehatan.(fan)