METRO SUMBAR

Dekopin Berikan Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi ‘Bintang Adidaya Jagadita’ kepada Gubernur Sumbar

0
×

Dekopin Berikan Penghargaan Tertinggi Bidang Koperasi ‘Bintang Adidaya Jagadita’ kepada Gubernur Sumbar

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PENGHARGAAN—Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita serahkan penghargaan kepada Mahyeldi.

PADANG, METRO–Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) anugerahkan Bintang Adidaya Jagadita kepada Gubernur ­Su­matera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. Peng­hargaan kategori tertinggi bidang koperasi ter­sebut diserahkan oleh Men­teri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita di Auditorium UNP, Padang. Minggu (23/7).

Gubernur Mahyeldi, terlihat bahagia menerima penghargaan tersebut. Ia menyebut itu adalah buah dari kerja bersama seluruh masyarakat Sumbar yang telah menjadikan koperasi sebagai penopang utama sektor UMKM Sumbar. “Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat yang telah mempercayakan Koperasi sebagai Ag­regator UMKM di Sumbar,” ungkap Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, filosofi koperasi sangat relevan dengan tatanan kehidupan masyarakat Sumbar, dimana budaya gotong royongnya dan nilai kekeluargaan begitu kental, bahkan menjadi pilar utamanya. “Kesamaan itu, membuat koperasi cukup mudah berkembang di Sum­bar,” kata Mahyeldi.

Saat memberikan sambutan setelah menerima penghargaan Mahyeldi sem­pat berkelakar yang membuat para hadirin tertawa. “Seandainya Bung Hatta masih hidup, ia akan tersenyum melihat Sumbar mendapat penghargaan ini,” ucap Mahyeldi.

Baca Juga  Pascabencana Banjir Bandang, 22 Usulan Diserahkan ke BNPB

Ia mengaku, saat ini Pemprov Sumbar sangat serius dalam mengembangkan sektor UMKM. Itu dituangkan secara jelas dalam Misi ke empat pada RPJMD Provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2026, yai­tu “me­wujudkan usaha ekonomi produktif dan mampu bersaing di dunia global”.

Untuk mencapai itu, pihaknya mendorong melalui dukungan koperasi dengan tujuan untuk mengu­rangi ketergantungan terhadap akses permo­dalan konvensional yang berbunga tinggi. “Secara pribadi UMKM akan kesulitan mendapatkan akses permodalan, karena rata-rata dari mereka adalah para pemula. Itu makanya, kita mendorong mereka untuk membentuk sebuah koperasi, sehingga kebutuhan modalnya bisa dari urunan dana para anggota,” ungkap Mahyeldi. Ia berharap, dengan demikian ekonomi masyarakat bisa tumbuh secara merata, dan angka pengangguranpun bisa ditekan.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo menegaskan, koperasi haru s menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Perlu ada penguatan agar koperasi tetap relevan ditengah ketatnya persaingan ekonomi saat ini. “Digitalisasi adalah sebuah keharusan, koperasi dituntut mampu menyesuaikan diri melalui inovasi dan ragam produk yang berdaya saing,” tegasnya.

Baca Juga  Puncak Cemara Tambah Dua Wahana Baru, Tingkat Kunjungan Wisatawan Melonjak

Lebih lanjut ia menyebut, salah satu tujuan dari penganugerahan penghargaan itu adalah untuk meningkatkan kreativitas dan daya juang dari para pelaku koperasi Indonesia agar koperasi Indonesia bisa menjadi lebih kompetitif dan beradaya saing.

Selain kepada Gubernur Sumbar, Menteri Perindustrian juga menyerahkan penghargaan yang sa­ma kepada Mantan Menteri Koperasi dan UKM RI, Syarif  Hasan dan Adi Sasono, atas prestasi mereka di bidang koperasi.

Selanjutnya, ia juga m­enyerahkan piagam penghargaan dengan kategori “Penggerak Utama” kepada 12 orang  dan kategori “Madya”, dan Selayar kepada 45 orang praktisi ko­perasi Indonesia. Hadir da­lam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi UMKM RI, Teten Masduki dan Ketua Dekopin Nasional, Nurdin Khalid serta para Pengurus Dekopin se Indonesia. (fan)