BERITA UTAMA

Dua Penghargaan Nasional Disabet Kota Padangpanjang, Wako Fadly Amran : Komitmen dan Strategi jadi Kunci Utama

0
×

Dua Penghargaan Nasional Disabet Kota Padangpanjang, Wako Fadly Amran : Komitmen dan Strategi jadi Kunci Utama

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN KLA— Wakil Wali Kota Padangpanjang Asrul menerima penghargaan KLA kategori Utama dari Kementerian PPPA.

PADANGPANJANG, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Penghargaan tersebut atas komitmen Pemko Padangpanjang  dalam melindungi serta pemenuhan hak anak secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Penghargaan ini diserahkan Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga kepada Wakil Wali Kota, Drs Asrul di Padma Hotel Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam (22/7).

Wakil Wali Kota Padangpanjang Asrul menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan dari Kemen PPPA ini. Penghargaan ini dinilai me­ningkat dari tahun sebelumnya yang memperoleh KLA Kategori Nindya dan saat ini berhasil memperoleh Kategori Utama.

“Alhamdulillah, meningkat dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan Pemko bersama stakeholder benar-benar hadir memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga diapresiasi Pemerintah Pusat melalui Kemen PPPA,” ujar Asrul didamping Kepala Bappeda selaku Ketua Gugus Tugas KLA, Rusdianto, SIP, MM, Kadis Sosial PPKBPPPA, Drs Osman Bin Nur, MSi dan pengurus Forum Anak Kota Padangpanjang.

Wawako Asrul menuturkan, komitmen mendukung perlindungan dan pemenuhan hak anak terus ditingkatkan di Kota Padangpamjang. “Peme­nuhan hak anak harus terus kita tingkatkan. Semoga tercipta generasi emas yang membawa kemajuan bangsa ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri PPPA yang akrab dipanggil Bintang Puspayoga ini mengatakan, mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing secara umum, anak memiliki empat hak dasar. Yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan ber­kem­bang, hak untuk mendapatkan perlindungan, serta hak partisipasi.

“Isu-isu yang meling­kungi anak sangat kompleks dan multisektoral. Lintas sektoral menjadi sangat esensial dan menjadi syarat terpenuhinya hak anak dan perlindungan khusus anak,” katanya.

KLA ini, Bintang mengatakan, merupakan sis­tem pembangunan berbasis hak yang dilakukan me­lalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha.

Lebih lanjut Bintang mengatakan, dasar hukum pelaksanaan program KLA di Indonesia menjadi lebih kuat setelah diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten Kota Layak Anak. KLA yang diamanatkan oleh UU Pemerintah Daerah sehingga diharapkan menjadi prioritas dalam Pemerintah Daerah.

Kementerian PPPA, ujar­­nya, memberikan apresiasi kepada daerah yang menerima penghargaan KLA. “Segala upaya dan kerja sama telah diberikan, semoga penghargaan ini tidak hanya sebagai tujuan akhir tetapi sebagai penyemangat untuk melindungi anak di daerah masing-masing,” tuturnya.

Bagi Pemerintah Dae­rah yang mendapatkan penghargaan, ungkap Bintang diharapkan menjadi inspirasi, sekaligus membagikan praktik-praktik baik kepada daerah lain dengan bergandengan ta­ngan bersinergi, berkola­borasi. Pemangku kepentingan menciptakan lingkungan positif, sportif dan ramah anak.

Terpisah, Wali Kota Pa­dangpanjang Fadly Amran mengatakan, seiring men­dapatkan penghargaan KLA, Kota Padangpanjang juga menerima penghargaan Koperasi Tingkat Nasional  Kategori Penggerak Koperasi Madya dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) atas kiprahnya da­lam membangun koperasi di Kota Padangpanjang.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita yang diterima Wako Fadly pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76 di Auditorium Universitas Ne­geri Padang (UNP), Minggu (23/7).

Fadly mengatakan, penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap insan koperasi di Tanah Air. Untuk terlaksananya sebuah program dibutuhkan komitmen dan strategi pengembangan koperasi dan UKM adalah dengan kebersamaan dan gotong-royong.

“Kita mendapatkan penghargaan dari Dekopin karena kita memang sedang melakukan revitalisasi koperasi yang ada di Kota Padangpanjang me­nuju Koperasi Syariah.  Saat ini Padangpanjang pada 2020 lalu sudah di-launching sebagai Kota Koperasi Syariah oleh Gubernur Sumatera Barat sesuai dengan visi dan misi kami sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangpanjang,” sebutFadly.

Wako Fadly Amran,  mengatakan, dengan penghargaan tersebut pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan koperasi di Padangpanjang

“Penghargaan ini tidak se­mata untuk saya pribadi, tetapi ini penghargaan un­tuk para penggerak kope­rasi. Mulai dari unsur dinas, UMKM, juga ma­sya­rakat Pa­dang­pan­jang,”ung­­kap­nya.

Sejumlah program kegiatan yang sudah dilakukan untuk memajukan koperasi di Padangpanjang menuju koperasi syariah ungkap Fadly Amran mengatakan Pemko Padangpanjang  telah melakukan pendampingan koperasi syariah dari 2019 sampai sekarang. Su­dah ada sekitar 36 koperasi yang dilakukan secara bertahap.

“Intinya dengan berdayanya koperasi dan makin kuatnya UKM, kami meyakini ini akan menjadi salah satu pemantik dari pertumbuhan ekonomi di Padangpanjang,” tutupnya. (adv)