BERITA UTAMA

Pariaman Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya, Genius Umar: Selanjutnya Kita Upayakan KLA Tingkat Utama

0
×

Pariaman Raih Predikat Kota Layak Anak Kategori Nindya, Genius Umar: Selanjutnya Kita Upayakan KLA Tingkat Utama

Sebarkan artikel ini
TERIMA PENGHARGAAN— Wali Kota Pariaman, H Genius Umar saat menerima penghargaan KLA kategori Nindya dari Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati.

PARIAMAN, METRO–Membanggakan. Di tahun 2023 ini, Kota Pa­riaman kembali meraih penghargaan se­bagai Ko­ta Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pember­da­yaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan KLA itupun menjadi yang ke­delapan kalinya diterima Kota Pariaman se­hingga naik kelas menjadi kategori Nindya.

Penghargaan KLA kategori Nindya itu diterima langsung oleh Wali Kota Pariaman, Genius Umar yang diserahkan  Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada acara malam penganugerahaan KLA tahun 2023 di di Hotel Asmad Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu malam (22/7).

“Artinya ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana kita hanya meraih penghargaan ting­kat Madya. Penghargaan KLA ini, merupakan yang kedelapan yang kita terima,” kata Wali Kota Pariaman H Genius Umar didam­pingi sang istri Ny Lucyanel Genius, kemarin, usai menerima penghargaan KLA.

Katanya, Pemerintah Kota Pariaman sangat ber­komitmen untuk pemenuhan terhadap hak anak, karena semua kalangan anak-anak harus menda­patkan kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental maupun sosialnya.

“Berdasarkan komitmen itulah, menghantarkan Kota Pariaman meraih penghargaan dari Kementerian PPPA, berupa penghargaan Kota Layak Anak (KLA) peringkat Nindya,” ujar Genius Umar.

Ditegaskan Genius Umar, penghargaan KLA tingkat Nindya tahun ini, membuktikan bahwa terjadi peningkatan penguatan seluruh stakeholder yang ada di Kota Pariaman da­lam hal pemenuhan hak dan melindungi anak-anak.

“Kita selalu berkomitmen dalam memenuhi seluruh hak anak di Kota Pa­riaman, hal ini terlihat dal­am menyusun program pembangunan dan kegiatan, yang ada di setiap OPD. Mulai dari proses perencanaan dan pelaksana berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak, dan me­reka diundang dan terlibat da­lam setiap perencanaan tersebut. Konsep itu menjadi acuan bagi Pemko Pariaman dalam menjalankan pem­bangunan,” ungkapnya.

Genius berharap, dengan upaya yang telah  dilakukan selama ini, dapat menjadikan Kota Pariaman sebagai daerah yang ramah terhadap anak, sehingga akan lahir generasi-generasi tangguh dan unggul yang akan menjadi generasi penerus, dan dapat bersaing dengan anak-anak lainya yang ada di seluruh Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada OPD dan unsur terkait yang telah berjuang selama ini, dan penghargaan ini, kami jadikan sebagai pemicu dalam meningkatkan kinerja Pemko Pariaman untuk pembangunan di segi kelayakan bagi anak. Selanjutnya kita akan berupaya untuk dapat mendapatkan KLA tingkat Utama,” ungkapnya.

Ke depan, Genius menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat  serta selalu memperhatikan fasilitas dan infrastruktur yang ramah anak, sehingga anak-anak Kota Pariaman, menjadi anak-anak yang sehat dan genius.

Sementara Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyampaikan apresiasi setinggi-tinggintya kepada penerima Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak, yang tahun ini terjadi peningkatan kepada daerah penerima penghargaan.

“Kementerian PPPA Re­publik Indonesia, kembali memberikan penghargaan kepada kota layak anak se-Indonesia. Kegiatan ini di­selenggarakan setahun se­kali untuk memberikan apresiasi kepada Kabupaten/Kota yang telah berdedikasi tinggi terhadap kesejahteraan anak-anak di lingkungan Kabupaten/Kota di Indonesia,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan ada 4 hak utama anak yaitu hak hidup, hak tumbuh berkembang, hak men­dapatkan perlindungan dan hak partisipasi, dan daerah mesti memfasilitasi hal tersebut.

“Penghargaan KLA di­berikan kepada daerah yang berkomitmen tinggi dalam memberikan hak dan perlindungan khusus anak. KLA ada beberapa kategori, yakni kategori Pratama, kategori Madya, kategori Nindya, dan kategori Utama,” tambahnya mengakhiri. (efa)