BERITA UTAMA

Rem Blong, Bus MPM Terjun ke Jurang Sitinjau, Sopir, Kernet dan 13 Penumpang Selamat

0
×

Rem Blong, Bus MPM Terjun ke Jurang Sitinjau, Sopir, Kernet dan 13 Penumpang Selamat

Sebarkan artikel ini
MASUK JURANG— Polisi melakukan olah TKP kecelakaan Bus MPM yang masuk jurang di Panorama II Sitinjau Lauik.

SITINJAU, METRO–Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) milik PO Mutiara Putri Mulia (MPM) terjun ke jurang di jalan lintas Padang-Solok Panorama II, kawasan Sitinjau Lauik, kelurahan Indarung, Keca­matan Lubuk Kilangan, Minggu (16/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Beruntung, dalam insi­den yang diduga disebab­kan rem blong itu, tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, 13 orang penum­pang, satu orang sopir serta satu orang lagi crew, hanya mengalami luka ri­ngan. Beberapa penum­pang yang sempat dibawa ke rumah sakit, juga sudah diperbolehkan pulang.

Pantauan POSMETRO di lokasi kejadian, terlihat posisi Bus MPM tersebut kondisinya terbalik dengan roda menghadap ke atas di dalam jurang sedalam se­kitar 10 meter. Selain itu juga terlihat beberapa ang­gota Polisi yang sedang melakukan olah TKP.

Kecelakaan itu pun men­jadi tontonan masya­rakat setempat maupun pengendara yang melintas. Selain itu, terlihat berapa orang yang sedang meng­evakuasi barang-barang bawaan milik korban pe­numpang bus MPM terse­but dari dalam bus.

Menurut pengakuan sak­si mata yang juga meru­pakan kernet bus MPM itu, dia mengatakan bahwa bus tersebut diduga me­nga­lami rem blong sehing­ga saat di penurunan Panorama II Sitinjau Lauik, sopir tidak kuasa mengen­dalikan laju bus.

Baca Juga  Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2025, Bupati Sutan Riska Dukung Komitmen Polri Jaga Keselamatan Berlalu Lintas

“Awalnya dari atas ma­sih ada remnya, namun se­telah 30 meter selanjutnya tidak ada lagi rem. Akibat­nya sopir tidak sempat lagi melakukan manuver, jika di larikan ke kiri takut lebih banyak korban lagi, karena mobil lain saat itu banyak menuju ke atas,” ucap Syahril kepada POSMET­RO di lokasi kejadian.

Sementara, Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon mengatakan, selu­ruh penumpang Bus MPM yang mengalami ke­ce­laka­an tunggal telah die­vakuasi dan dibawa ke Ru­mah Sakit Semen Pa­dang untuk men­dapatkan pera­watan. Be­runtung, me­reka hanya me­ngalami luka ringan.

“Bersyukur para pe­num­pang bus tidak ada yang mengalami luka se­rius. Cuma mereka sedikit shyok saja. Pascakecela­kaan, para penumpang lang­sung dievakuasi keluar dari bus lalu dibawa ke ru­mah sakit. Setelah men­da­patkan penanganan, pa­ra penumpang diperbo­lehkan pulang,” jelas Kom­pol Lija Nesmon, Senin (17/7).

Baca Juga  Tanah Bergerak, Warga Payo Kota Solok Mengungsi

Dijelaskan Kompol Lija, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian itu berawal ketika bus MPM membawa 13 orang pe­num­pang melaju dari arah Solok menuju Kota Padang. Setiba di lokasi, dengan medan jalan yang menu­run, bus tersebut melaju dengan kecepatan yang tidak terkendali.

“Sopir bus berusaha mengendalikan laju bus, namun rem tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, sopir memutuskan untuk membanting stir bus ke arah kanan, yang menye­babkan bus menabrak besi pembatas jalan dan terjun ke dalam jurang dengan sedalam 10 meter,” ujar Kompol Lija Nesmon.

Mendapatkan laporan tersebut, dikatakan Kom­pol Lija Nesmon, pihaknya lang­sung mendatangi TKP untuk memberikan perto­longan kepada para pe­num­pang bus dan meng­evakuasinya, Untuk yang mengalami luka, kemudian dibawa meng­gunakan am­bulans ke Semen Padang Hospital.

“Proses evakuasi dila­kukan oleh tim gabungan, dan barang-barang milik penumpang masih dalam proses penanganan. Pe­ngaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian juga dilakukan untuk menjaga keamanan,” tutupnya. (cr2)