AGAM/BUKITTINGGI

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Tanjung Raya, Gubernur Tambah 10 Alat Berat, Buka Isolasi Jalan Darat

0
×

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Tanjung Raya, Gubernur Tambah 10 Alat Berat, Buka Isolasi Jalan Darat

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI POSKO BENCANA— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Sekda sekaligus Kepala BPBD Agam Edi Busti kunjungi posko sekaligus meninjau lokasi terparah terdampak bencana longsor banjir bandang di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu (16/7).

AGAM, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat, Mahyeldi Ansharullah, didampingi Sekretaris Da­e­rah sekaligus Kepala BPBD Agam H Edi Busti kunjungi posko sekaligus meninjau lokasi terparah terdampak bencana longsor banjir bandang di Jo­rong Pantas, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Minggu, (16/7).

Saat peninjauan ikut mendampingi Gubernur, Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat yang belum sehari menjabat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Agam Rahman, Asisten II Sekda Agam Ir. Jetson, Kadis Sosial Sumbar, BNPB Sumbar, Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito, Kadishub Agam Handria Asmi, Camat Tanjung Raya Roza Syafdefianti, Kapolsek Tanjung Raya Iptu Muzakar dan para pejabat lain.

Baca Juga  Bupati Agam Presentasikan Potensi Investasi Agam di WSIF

Saat meninjau lokasi terparah terdampak bencana di Jorong Patas, Nagari Tanjung Sani, Gubernur Sumbar dan para pejabat daerah itu, harus menggunakan speedboat Bujang 9 milik Pemerintah Kabupaten Agam yang menjadi sarana utama untuk menjangkau wilayah yang ma­sih terisolasi akibat longsor.

Di lokasi terdampak bencana Gubernur Sumbar berdialog dengan warga korban bencana yang menceritakan longsor dan banjir bandang itu disebabkan curah hujan yang tinggi.

“Kita akan segera menambah alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor karena besarnya bebatuan dan tanah yang menimbun badan jalan dan lainnya,” katanya.

Baca Juga  Gelar TdS, Jalan Utama bakal Ditutup

Gubernur menegaskan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada instansi terkait untuk menambah sebanyak 10 unit alat berat, sehingga pembersihan material longsor serta pohon tumbang segera cepat terselesaikan.

“Kalau dilihat kondisi saat ini, kita mengingatkan masyarakat selalu waspada, dan berharap masya­rakat untuk bersabar atas musibah yang dihadapi,” ujarnya.

Sementara, Sekda Agam Edi Busti, menjelaskan untuk pembersihan di fokuskan untuk membuka segera akses jalan, dan Pemkab Agam telah mempersiapkan posko penanggulangan bencana di Mu­ko-Muko, Nagari Koto Malintang. “Kita berharap pembersihan material long­sor segera tuntas yang masyarakat dapat menjalani kehidupan mereka sehari-hari,” katanya. (pry)