BERITA UTAMA

Waspada! Penculik Anak Beraksi di Padangpanjang, Bocah Perempuan jadi Korban, Modusnya Cari Bengkel, Pelaku Ditangkap hingga Babak Belur Dihajar Massa

0
×

Waspada! Penculik Anak Beraksi di Padangpanjang, Bocah Perempuan jadi Korban, Modusnya Cari Bengkel, Pelaku Ditangkap hingga Babak Belur Dihajar Massa

Sebarkan artikel ini
PENCULIK ANAK— Pelaku penculik anak ditangkap hingga babak belur dihajar massa di kawasan Simpang Empat Kelurahan Ganting, Padangpanjang Timur. Sedangkan korban berhasil diselamatkan.

PDG.PANJANG, METRO–Waspada. Upaya penculikan ter­hadap bocah perempuan yang se­dang bermain terjadi di depan Masjid Nurul Islam, Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padangpanjang Timur, Kota Padangpanjang, Senin s (10/7) sekitar pukul 16.30 WIB. Beruntung, aksi penculikan itu berhasil digagalkan oleh warga.

Video yang mem­perli­hatkan pelaku  penculikan anak ditangkap beredar di media sosial Facebook. Terlihat, pelaku berinisial JS (36) yang sudah terdu­duk di semak-semak, su­dah dikerumuni oleh mas­sa. Bahkan, warga yang geram, berkali-kali menen­dang pelaku hingga mem­buatnya babak belur.

Namun, pada video itu terlihat salah seorang pria berbadan besar dan meng­gunakan celana pendek loreng,­ berusaha melindu­ngi pelaku yang memakai mantel atau jas hujan war­na biru dari amukan massa yang semakin terprovokasi untuk menghakiminya.

Kapolres Padang Pan­jang AKBP Donny Bra­man­to melalui Kasatreskrim Polres Padangpanjang, Iptu Istiklal membenarkan ada­nya kejadian itu. Menu­rut­nya, pelaku yang diduga menculik anak perempuan itu berhasil ditangkap lalu dilaporkan ke Polres. Men­dapat laporan itu, pihaknya langsung mendatangi loka­si dan mengamankan pelaku.

“Aksi percobaan pen­culikan anak itu berhasil digagalkan oleh warga se­tem­pat. Saat kami datang ke lokasi, pelaku sudah babak belur dihakimi mas­sa. Kami selanjutnya me­ngamankan pelaku dari kerumunan massa dan mem­­bawanya ke Mapolres Padangpanjang untuk pe­meriksaan lanjutan, ung­kap Iptu Istiklal.

Dijelaskan Iptu Istiklal, berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi, aksi percobaan penculikan itu terjadi ketika korban bersama dua temannya sedang bermain di depan Masjid Nurul Islam, Kelu­rahan Ekor Lubuk. Tiba-tiba pelaku datang dan mem­bawa kabur korban meng­gunakan sepeda motor.

Baca Juga  Buka Bimtek Pluzi Academy Angkatan XIII, Ketua DPRD Sumbar Komit Membantu UMKM Berkembang dan Naik Kelas

“Jadi, karena melihat korban dibawa kabur, te­man-teman korban mem­be­ri­tahukan kepada warga, lalu warga mengejar pelaku hingga pelaku berhasil ditangkap. Saat ini kami masih melakukan peme­riksaan terkait motif pelaku menculik korban. Se­dang­kan orang tua korban su­dah membuat laporan ke Polres,” ujarnya.

Dikatakan Iptu Istiklal, pelaku merupakan warga asal Lintau Buo, Kabu­paten Tanahdatar, sedangkan kor­ban berinisial HKL yang berjenis kelamin perem­puan dan masih berusia tujuh tahun. Setelah pelaku di­tangkap, korban yang me­ngalami trauma lang­sung diserahkan kepada orang tuanya untuk pe­mulihan.

“Jadi, modus pelaku pura-pura menanyakan bengkel kepada korban. Ketika korban HKL berjalan sekitar lima langkah, pela­ku langsung membawa korban dengan sepeda motor Ya­maha Mio BA 6215 WR ber­warna hijau dan pelaku me­nyuruh korban HKL untuk duduk jongkok pada bagian depan sepeda motor milik­nya agar tidak terlihat oleh orang lain,” jelasnya.

Terpisah, warga setem­pat, Sambok (51) menga­takan, pelaku penculik anak itu berhasil ditangkap di kawasan Simpang Empat Kelurahan Ganting, Pa­dangpanjang Timur. Pelaku membawa korban dengan menggunakan sepeda motor, ketika korban tengah bermain bersama teman-temannya di gerbang Mas­jid Nurul Islam Kelurhan Ekor Lubuk.

Baca Juga  Presiden Pastikan Pimpinan DPR Cabut Tunjangan yang Resahkan Rakyat, Juga Lakukan Moratorium Kunker ke Luar Negeri

“Setelah orang tua kor­ban mengetahui anaknya diculik. Orang tuanya lang­sung mengabari warga lain­nya dan melakukan pen­carian hingga pelaku ber­hasil ditangkap. Saat ini pelaku yang melakukan penculikan anak itu sudah diamankan di Mapolres Pa­dangpanjang,” ujar Sam­bok saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sambok mengatakan kejadian berawal ketika korban dan dua orang temannya tengah asyik bermain. Saat itu pelaku datang minta ditunjukkan bengkel terdekat. Ketiga­nya sempat naik motor pelaku.  Dua teman korban sempat turun dari motor karena merasa curiga de­ngan pelaku. Teman korban minta motornya berhenti dan menolak untuk ikut dengan pelaku.

“Turun dari motor, dua teman korban langsung mem­beritahu warga se­tem­pat kalau Fiza dibawa pelaku. Pengakuan itu mem­buat war­ga sontak kaget dan langsung melakukan pen­carian dan pengejaran ter­ha­dap pe­laku,” ujar Sambok.

Saat pencarian, ujar Sambok, salah seorang warga melihat Fiza ber­sama pelaku lalu berhasil dicegat. Tanpa pikir pan­jang warga langsung berte­riak maling hingga warga pun berbondong-bondong datang untuk menangkap pelaku dan mengamankan korban dari aksi percobaan penculikan itu.

“Dari keterangan kor­ban, sebelumnya korban minta pelaku untuk me­nunjukkan bengkel terde­kat. Dengan modus mo­tornya mengalami gang­guan. Saat di atas motor , pelaku membujuk korban untuk diajak pergi jalan jalan keliling kota setelah motornya baik kembali,“ ujar Sambok meneruskan keterangan korban pada warga. (rmd)