PADANG, METRO–Jumlah pemilih muda atau pemilih perdana yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 untuk Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 40 persen dari jumlah seluruh DPT. Jumlah ini relatif cukup besar sehingga para pemilih muda ini harus mendapatkan pengetahuan tentang kepemiluan. Untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumbar mengajak partai politik (Parpol) melakukan edukasi kepada pemilih muda agar menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilu 2024.
“Jumlah pemilih muda atau pemilih perdana mengikuti pemilihan umum di provinsi ini mencapai 40 persen. Angka itu relatif cukup besar sehingga mereka harus mendapatkan pengetahuan tentang kepemiluan,”ujar Koordinator Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Sumbar Jons Manedi, Jumat (7/7).
Menurut Jons Manedi, pihaknya terus meminta partai politik untuk ikut melakukan sosialisasi kepemiluan. Apalagi diungkapkannya, pemilih muda ini sebagian besar belum menentukan pilihan dalam pemilu.
“Kalau pemilih yang telah pernah menyalurkan hak pilih, mereka biasanya sudah memiliki calon yang akan mereka pilih nanti. Namun, mereka yang pemilih muda ini swing voter yang belum memiliki calon perwakilan mereka di legislatif,”katanya.
Jons Manedi mengatakan, sejauh ini KPU Provinsi Sumbar sudah memulai merangkul generasi muda dengan melakukan diskusi dan sosialisasi langsung kepada pemilih pemula yang saat ini masih berada di bangku sekolah menengah atas atau perguruan tinggi. “Kami turun ke sekolah-sekolah dan kampus melakukan edukasi dan pelatihan pemilu,”kata dia.
KPU Provinsi Sumbar juga masuk ke ranah organisasi tempat berkumpulnya pemilih muda serta masuk memberikan sosialisasi tata cara pemilu.
“Kami juga manfaatkan media sosial yang merupakan tempat generasi muda menghabiskan waktu mereka. Kami buat video serta pesan tentang pesta demokrasi ini,”pungkasnya. (cr1)






