METRO SUMBAR

Bupati Eka Putra Silaturahmi dengan IKGPL Palembang

0
×

Bupati Eka Putra Silaturahmi dengan IKGPL Palembang

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI PENGURUS IKGPL—Bupati Tanahdatar Eka Putra dan isteri melakukan silaturahmi bersama pengurus IKGPL Palembang.

TANAHDATAR, METRO–Seratusan perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Guguak Pa­dang Laweh (IKGPL) Palembang memadati rumah H. Syafrianto yang merupakan seorang tokoh perantau di Kota Palembang, guna bersilaturahmi bersama Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Rabu (5/7) malam.

Ketua IKGPL Palembang Hendrizal, mewakili seluruh perantau IKGPL menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih atas kedatangan Bupati Tanah Datar bersama istri.  “Kedatangan Bapak Eka Putra bersama ibuk Lise menjadi kebahagiaan ter­sendiri bagi kami, betapa tidak setelah kepulangan kami disambut dan kembali ke rantau pun kami juga dilepas, hari ini kembali menyambangi kami di rantau,” sampainya.

Sementara itu, Bupati Eka Putra juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan dan jamuan perantau IKGPL dalam kegiatan silaturahmi itu. “Alhamdulillah, Saya sangat senang dan bahagia bertemu dunsa­nak kami malam ini. Selain untuk bersilaturahmi bersama perantau selepas menerima penghargaan dari Presiden RI, silaturahmi sebagai bentuk tindak lanjut janji Saya waktu melepas perantau IKGPL Palembang saat kembali ke rantau dulu,” sampainya.

Dikatakan Bupati lagi, dalam masa kepemimpinan kurang lebih 2 tahun 4 bulan, telah cukup banyak prestasi yang mampu diukir dan diraih.

Baca Juga  Respons Usulan Pembangunan Tempat Berwudhu Musala, Manajemen BRI Sungai Penuh Kunjungi Kantor Kemenag Kerinci

“Banyak prestasi yang diraih di berbagai bidang, baik skala Provinsi Sumatra Barat ataupun Pemerintah Pusat. Itu semua tentu berkat dukungan semua pihak, termasuk juga perantau. Terima kasih atas duku­ngan semua,” sampainya.

Bupati Eka Putra di ke­sempatan itu kembali me­maparkan berbagai Program Pembangunan dan Program Unggulan (Pro­gul) yang dilaksanakan di kampung halaman.  “Saya juga akan menyampaikan kabar dari kampung, kami telah melaksanakan ber­bagai Progul yang tujuannya untuk terus menyejahterakan masyarakat Tanah Datar, mulai dari Program Bajak Sawah Gratis, Satu Nagari Satu Event, Satu Rumah Satu Hafizh/hafizah, Pemberantasan rentenir dan juga Tanah Datar di Ujung Jari, serta banyak lagi Progul lainnya,” sampainya.

Bupati berharap, se­tidaknya para perantau juga berperan aktif mendukung bahkan memanfaatkan Progul yang dilaksanakan di  Tanah Datar.

“Beberapa program stra­tegis kita luncurkan, salah satunya adalah pemberantasan rentenir agar hilang, karena saya me­nyaksikan sendiri bagaimana masyarakat yang terjerat rentenir sangat su­sah kehidupannya. Karena itulah program ini hadir dengan pinjaman modal maksimal 10 juta rupiah tanpa bunga dan pengembalian selama 24 bulan. Saya ha­rap perantau juga me­nyam­paikan informasi kepada dunsanak yang ada di kampung halaman,” tukasnya.

Kunjungi Balai Basamo

Sementara itu, selepas jamuan makan siang, Bupati Eka Putra bersama ke­tua dan jajaran pengurus IKTDP Palembang berkunjung ke Balai Basamo yang juga akan dimanfaatkan oleh Sekretariat IKTDP Palembang, guna meninjau proses pembangunan yang sedang berlangsung.

Baca Juga  Sherly akan Bantu Jalan Usaha Tani Keltan Saiyo Kajai Rp200 juta

Bupati Eka Putra me­nyampaikan, ia merasa bahagia dan senang bertemu dengan jajaran pengurus IKTDP Palembang. “Sebuah kebahagiaan ter­sen­diri bagi Saya bisa bertemu dunsanak yang ada di Palembang ini, semoga jalinan silaturahmi antara kita semakin erat ke depannya,” sampainya.

Kemudian dalam bincang hangatnya, Eka Putra memaparkan berbagai per­kembangan terkini di kampung halaman beserta harapan ke depannya.  “Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung halaman, telah dilaksanakan berbagai Pro­gram Unggulan, seperti Biaya Bajak Sawah Gra­tis, Satu Rumah Satu Ha­fizh/Hafizah, Satu Nagari Satu Event, Asuransi Padi, Asuransi Ternak dan lainnya,” terangnya.

Bahkan Bupati mengungkapkan, keberadaan perantau sangat penting artinya, tidak hanya untuk mengawasi namun juga mengambil peran nyata turut membangun Tanah Datar Luhak Nan Tuo. “Perantau sangat memiliki peran penting dalam pemba­ngunan, betapa tidak se­kiranya saja para dunsanak mengirimkan uangnya kepada keluarga dikampung sejuta sebulan, sudah miliaran rupiah beredar di kampung jika dikalikan de­ngan lima ratus atau seribu perantau,” tambah Eka Putra. (ant)