AGAM/BUKITTINGGI

PPDB Terkendala, Wako Dan Ketua DPRD Temui Gubernur Sumbar

0
×

PPDB Terkendala, Wako Dan Ketua DPRD Temui Gubernur Sumbar

Sebarkan artikel ini
AUDIENSI— Wako Fadly Amran, Ketua DPRD Padangpanjang audiensi dengan Gubernur terkait kendala PPDB di Kota Padangpanjang

Walikota Padangpanjang Fadly Amran bersama Ketua DPRD Mar­diansyah temui Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansha­rullah ke Istana Gubernuran. Pertemuan itu guna menyikapi polemik terkendalanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Padangpanjang.

Informasi yang ber­kembang ratusan pelajar di Kota Padangpanjang mengalami kesulitan untuk mendaftar ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Padangpanjang me­lalui PPDB.

Walikota, Ketua DPRD, Sekdako, Sonny Budaya Putra, Sekretaris DPRD, Wita Desi Susanti, S.T dan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Muji Sirwanto, lakukan audiensi dengan Gubernur Sumbar, H. Mah­yeldi Ansharullah, di Istana Gubernur, Rabu (5/7). “Saat ini lulusan SMP lebih banyak dari pada kelas SMA Negeri yang tersedia. Hal ini tentunya menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Apalagi terkait dengan sistem zonasi yang diterapkan pada PPDB ini,” ungkap Fadly.

Baca Juga  6 Ketua Dasawisma Masuk Nominasi Lomba Dasawisma 2021

Untuk menanggapi per­masalahan tersebut, lanjut Fadly, dirinya meminta penambahan kelas untuk SMA Negeri di Pa­dang Panjang. “Untuk solusi saat ini, kami meminta kepada Bapak Gubernur melalui Dinas Pendi­dikan untuk menambah ruang belajar di SMA Ne­geri. Dengan adanya penambahan ruang belajar ini, tentu sangat membantu masyarakat yang saat ini tidak bisa mendaftar ke SMA Negeri,” sebutnya.

Senada, Mardiansyah juga mendukung untuk penambahan sekolah ne­geri di Padangpanjang. ”Jumlah warga Padang Panjang yang kian bertambah, tidak seimbang lagi dengan daya tampung sekolah yang ada saat ini. Kami berharap Bapak Gubernur bisa memenuhi keinginan kami untuk menambah SMA Negeri di Padangpanjang,”ucap Mar­diansyah.

Baca Juga  Nagari Madani Kamang Hilia Naik Level

Menyikapi persoalan tersebut, Gubernur Mah­yeldi dengan segala pertimbangan memenuhi per­mintaan Walikota dan Ketua DPRD Mardiansyah untuk penambahan kelas belajar SMA di Padangpanjang.

“Untuk saat ini, kami menyetujui untuk menambah kelas baru di SMA yang ada di Padang Panjang agar pelajar dapat terakomodir. Secepatnya untuk mengurus segala kebutuhannya bersama Dinas Pendidikan Provinsi,” tutur Mahyeldi.

Selain menambah ke­­las baru, Mahyeldi juga meminta Pemko Padangpanjang untuk mendorong sekolah swasta agar meng­ha­dirkan kualitas yang le­bih baik. (rmd)