METRO PESISIR

Wako Genius Umar Ikuti Lokakarya Unesco, Dukung Kebijakan Pembelajaran Sepanjang Hayat

2
×

Wako Genius Umar Ikuti Lokakarya Unesco, Dukung Kebijakan Pembelajaran Sepanjang Hayat

Sebarkan artikel ini
Genius Umar

PARIAMAN, METRO–UNESCO menggelar inclusive lifelong Learning conference (Konferensi Pembelajaran Seumur Hi­dup Inklusif). Untuk lo­kakarya paralel sesi 5, kemarin,  Wali Kota Pariaman, Genius Umar didapuk sebagai salah satu narasumber dengan tema aktor lokal untuk pembelajaran dan pendidikan orang dewasa yang inklusif. Wali Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan institut pembelajaran seumur hi­dup UNESCO, mendukung kebijakan dan memba­ngun kapasitas dalam pembelajaran sepanjang hayat, membentuk wacana global dan mendukung mitra nasional dan regional dalam mewujudkan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Negara Anggota U­NES­CO di bidang pembelajaran sepanjang hayat, dengan fokus pada ekosistem pembelajaran, ke­terampilan untuk hidup dan bekerja, dan pembelajaran inklusif,” ujar Walikota Pa­riaman Genius Umar, kemarin .

Genius menuturkan U­NESCO Institute for Lifelong Learning (UIL) me­lakukan ini melalui duku­ngan kebijakan, penelitian dan pandangan ke depan, pemantauan, peningkatan kapasitas, jaringan dan advokasi. Publikasinya merupakan instrumen penting untuk menyebarluaskan pengetahuan dan menginformasikan kebijakan, u­capnya.

“Lifelong Learning is very important to improve the quality of life of or people i fully support inclusive lifelong learning (Pembelajaran Seumur Hidup sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup orang dan saya mendukung pe­nuh pembelajaran seumur hidup inklusif ini),” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Peduli Warganya, Bagikan Beras 820 Ton untuk Masyarakat Miskin

Lebih lanjut Genius me­ngatakan, sebagai peme­rintah daerah, dirinya mem­buat kebijakan yang me­mung­kinkan untuk semua o­rang dapat belajar seumur hidup dan membuat berbagai program yang efektif, dan kita juga ber­kolaborasi untuk mendo­rong inisiatif pembelajaran sepanjang hayat ini dengan berbagai lintas sektor.

“Kita mempunyai program Wajar (Wajib Belajar) 12 Tahun, dimana pendidikan gratis dari SD, SMP sampai SMA/SMK, lalu ada Saga Saja (Satu Keluarga Satu Sarjana), dengan mungkuliahkan anak-anak ku­rang mampu kuliah di kampus-kampus vokasi terbaik di indonesia. Kita juga ada Sekolah dibalik jeruji, dimana anak yang bermaslah dengan hukum dapat belajar di balik jeruji, dengan bekerjasama de­ngan Kementerian Hukum dan HAM serta Lapas di Pariaman,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Pariaman juga menyediakan Bus Sekolah gratis untuk antar jemput anak-anak ke se­kolah di Kota Pariaman. Kita juga membuat kebijakan Kesehatan gratis, dimana Kota Pariaman telah mendapat penghargaan UHC (Universal Health Coverage) dengan 99,6 % warga Kota Pariaman sudah diasuransikan di BPJS Kesehatan.

Baca Juga  Air Permukaan Menyusut, Persedian PDAM Terganggu 

“Kota Pariaman juga telah menerima manfaat kartu prakerja, dimana sebanyak 8.043 orang generasi muda kita, telah memanfaatkan kartu pra­kerja ini dari tahun 2020-2022 kemaren. Kita juga mengirim pemuda pemudi Kota Pariaman, untuk pelatihan vokasi ke lembaga yang kita tunjuk, dengan demikian kita dapat menciptakan SDM yang handal dan tangguh, sehingga mereka mempunyai kemampuan untuk dapat bersaing di dunia global saat ini,” tutupnya.

Pada Lokakarya pa­ralel sesi 5 pada hari ini, Genius Umar bersama dengan narasumber lainya antara lain Mr Kevin Evans, Direktur Australia Indonesia Centre (AIC), Mr Alex Ho­wells, Spesialis Program Asisten, Keterampilan Se­panjang Hidup UIL, Ms Hasnawati Saleh, Koordinator Partnership for Australia Indonesia Research (PAIR), The Australia-Indonesia Cen­tre dan Mr Zain Azly bin Abdul Rahman, Koordinator Partnership for Australia Indonesia Research (PAIR), The Australia Indonesia Centre. (efa)