METRO BISNIS

Lestarikan Warisan Seni Tradisi, Rafdinal  Bantu Alat Kesenian untuk  Sanggar Rantak 14 Nagari Kubang Putiah

0
×

Lestarikan Warisan Seni Tradisi, Rafdinal  Bantu Alat Kesenian untuk  Sanggar Rantak 14 Nagari Kubang Putiah

Sebarkan artikel ini
Bantu— Anggota DPRD Sumbar Rafdinal Bantu Sanggar Rantak 14 Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Bunuhampu, Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Sanggar Rantak 14 Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Bunuhampu, Kabupaten Agam yang giat me­la­kukan kegiatan pe­les­tari­an seni budaya mendapatkan bantuan berupa tansa, bansi, talempong, tambua dan pakaian adat leng­kap.

Bantuan alat-alat kesenian tersebut merupakan pokok pikiran (pokir) dari anggota DPRD Sumbar  H Rafdinal, dari Fraksi PKS,  yang disalurkan melalui UPTD Taman Budaya Sumbar, Senin (3/7).

Adapun bantuan alat kesenian tersebut berupa tansa, bansi, talempong, tambua dan pakaian adat lengkap. Disampaikannya, adanya 5 sanggar yang mendapat bantuan tersebut.

Dalam kesempatan ter­sebut, Rafdinal menyampaikan keberadaan sanggar seni sangat membantu dalam mempertahankan kebudayaan dan kearifan lokal, sehingga dapat bertahan di tengah masuknya budaya – budaya asing.

Baca Juga  Tolak Permenhub 118, 2.195 Driver Online Tandatangani Petisi

“Bantuan yang diberikan ini diharapkan diberdayakan dengan maksimal dalam upaya melestarikan kesenian tradisional Kecamatan Bunuhampu ini,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan, delain Sanggar Rantak 14 di Agam, juga ada dua sanggar di Padang Luar, Paguyuban Sunda di Agam, dan Pariaman.

Kasi Produksi dan Kebudayaan Sumbar, Ade Ef­dira, mengatakan, Penye­ra­­han bantuan tersebut dimeriahkan penampilan silek dan Saluang Upiak.

Malalui pagelaran seni tradisi di Nagari Kubang Putiah ini merupakan upaya pembinaan sanggar seni untuk pelestarian  kebudayaan oleh Taman Budaya Sumbar.

Baca Juga  Layanan Syariah LinkAja, Hadirkan Ragam Solusi Berkah di Padang

 “Dalam kegiatan yang didukung dana pokir anggota DPRD sumbar, Rafdinal ini juga diberikan alat-alat kesenian,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan ini sangat penting untuk melestarikan kese­nian.­”Anak-anak muda punya kesempatan untuk belajar dan mewariskan seni tradisi,” ujarnya.

Ia berharap banyak lagi kalangan yang peduli dengan warisan seni tradisi. Gunanya agar seni tradisi tak tergerus gempuran kesenian modern. (hsb)