METRO PADANG

Tanggulangi Banjir dan Genangan Air, Dinas PUPR Perbaiki 15 Titik Drainase, Habiskan Rp9,5 M

0
×

Tanggulangi Banjir dan Genangan Air, Dinas PUPR Perbaiki 15 Titik Drainase, Habiskan Rp9,5 M

Sebarkan artikel ini
PERBAIKAN SALURAN DRAINASE— Untuk menanggulangi banjir dan persoalan genangan air, Dinas PUPR Kota Padang melakukan perbaikan 15 titik saluran drainase yang tersebar di sejumlah kecamatan di tahun 2023 ini.

UJUNGGURUN, METRO—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan pemeliharaan, rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur. Hal ini dila­kukan guna menang­gu­langi banjir dan genangan yang terjadi.

“Jika bicara masalah drainase, perawatan dan pemeliharaan rutin kita laksanakan melalui kegiatan operasional seperti pengangkatan sedimen yang telah kita lakukan di seluruh titik kota Padang,” ungkap Kepala DPUPR Ko­ta Padang Tri Hadiyanto, Selasa (4/7).

Dijelaskannya, selain pemeliharaan rutin pada drainase, juga tengah dilakukan rehabilitasi agar masalah banjir dapat teratasi. “Di samping pemeliharaan rutin, kita juga melakukan rehabilitasi dan pembangunan. Di tahun 2023 ini terdapat 15 titik lokasi,” lanjutnya.

Baca Juga  Bhayangkari Sumbar Rayakan HKGB ke-67, Peran Bhayangkari Menentukan Karir Suami

Sebanyak 15 titik lokasi tersebut tersebar di sejumlah tempat. Seperti di RT 02/ RW 01 Kelurahan Ganting Parak Gadang, Koto Kaciak, Jalan Alai Barat RT 02/RW 05, Jalan Air Paku RW 05, RW 09 Pasie Nan Tigo, Jalan Komplek Buana III Kuranji.

Kemudian RT 01/RW 18 Ampalu Pegambiran dan Simpang Ngalau RT 03/04 Batu Gadang, RT 02 RW 01 Kelurahan Gunung Sarik, Gang Sarga Indah Andalas, Kawasan Merak Air Tawar Barat.

Baca Juga  Tambang Pasir Ilegal Marak di Muaro Anai, Pantai Pasie Jambak Terancam Hilang

Selanjutnya RT O4/RW 05 Kelurahan Sungai Sapih, Perum Graha Indah 3 Lubuk Minturun, kawasan Kelurahan, RT 01/RW 16 Kelurahan Bungo Pasang dan Perum Griya Tabing Sembada Indah RT 01/ RW 20 Parupuk Tabing, dan Kampung Marapak Kalumbuk

“Untuk memperbaiki saluran drainase di 15 titik lokasi diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp9,5 miliar,” tutupnya. (cr2)