PAYAKUMBUH/50 KOTA

Jaga Kelestarian Alam Sitanang, Dosen dan Mahasiswa KKN UNP Tanam 2.000 Pohon

0
×

Jaga Kelestarian Alam Sitanang, Dosen dan Mahasiswa KKN UNP Tanam 2.000 Pohon

Sebarkan artikel ini
TANAM POHON— Mahasiswa dan dosen KKN UNP menanam 2.000 batang pohon disepanjang pembukaan jalan baru Sinatang-Mapalu.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Sedikitnya ada 2000 batang pohon ditanam mahasiswa dan dosen UNP di Nagari Sitanang Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, saat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Minggu (2/7).  Dosen pembimbing mahasiswa KKN, DR. Skunda Diliarosta, memuji keindahan alam Nagari Sitanang. Dengan berjejernya bukit-bukit, lembah dan sungai membuat keelokan Nagari Sitanang merupakan potensi besar disektor pariwisata dan pertanian.

“Tanahnya yang subur dan iklim yang mendukung membuat sektor pertanian berkembang pesat di sini. Berbagai jenis tanaman seperti padi, sayuran dan buah-buahan tumbuh subur di sini. Potensi pertanian yang baik seperti itu tentu akan memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi ma­syarakat,” katanya.

Ia menyebut, dalam rangka menjaga kelesta­rian alam di Nagari Sitanang tersebut, pihaknya melaksanakan kegiatan penghijauan dengan mela­kukan giat penanaman 2.000 pohon di sepanjang jalur pembukaan jalan baru Sitanang-Ampalu.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen ka­mi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingku­ngan. Kami berharap bahwa penanaman 2.000 pohon ini dapat menjadi lang­kah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat dan berkelanjutan,” ungkap Skunda Diliarosta.

Menuturkan, bahwa jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan penghijauan penanaman bibit 2.000 pohon di sepanjang jalur jalan baru tersebut dipilih didasarkan pada pertimbangan kondisi ling­kungan sekitar dan manfaat ekologis yang dapat diberikan. Ia berharap, dengan kegiatan penghijauan akan tercipta koridor hijau yang memperindah jalan baru dan memberikan manfaat ekosistem yang baik.

Selanjutnya, dosen dan mahasiswa KKN UNP mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam men­jaga dan merawat lingku­ngan sekitar. Mereka juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga  lingkungan dan ikut serta dalam kegiatan peng­hijauan yang akan dilakukan di masa-masa yang mendatang.

“Mahasiswa KKN UNP melaksanakan pengabdian di Nagari Sitanang sejak 19 Juni 2023 hingga 19 Juli 2023 mendatang. Selain kegiatan penghijauan ini ada beberapa aktifitas yang akan di lakukan di Sitanang berupa pelatihan budidaya sayur hidroponik, pembuatan lilin aromaterapi dan ekoenzyim untuk ibu-ibu PKK dan karang taruna,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Sitanang, Hardison Datuak Tulahir mengapresiasi kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh Do­sen dan Mahasiswa KKN UNP. Ia berharap kegiatan-ke­giatan serupa dapat dilaksanakan dimasa yang a­kan datang.

“Kegiatan positif se­perti ini harus kita berda­yakan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan adik-adik masiswa ini bermanfaat bagi orang banyak dan dibalas oleh Allah SWT. Harapan kita kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berke­lanjutan,” ucapnya.

Hardison berharap pe­nanaman pohon ini dapat memberikan manfaat jang­ka panjang bagi lingkungan seperti mengurangi erosi, meningkatkan kualitas udara dan menciptakan ekosistem yang seimbang.

Dikatakanya, jalan ba­ru yang dibuka dari Sitanang menuju Ampalu memiliki panjang lebih kurang 10 kilometer dan menjadi salah satu akses utama. Pembukaan jalan mempermudah akses trans­portasi bagi ma­sya­rakat, baik dalam hal mobilitas harian maupun akses menuju pusat-pusat kegiatan ekonomi dan sosial di sekitarnya. (uus)