PDGKADUDUK, METRO – Sekolah Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh semakin diminati masyarakat di Indonesia sebagai tempat menimba ilmu bagi putra dan putrinya. Berbagai keunggulan dari sekolah ICBS Payakumbuh mampu melahirkan tamatan yang berprestasi dan bersaing dibidang sain dan ilmu agama.
Untuk penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2019-2020, pendaftar ICBS sudah mencapai 2092 orang siswa/i terdiri dari pendaftar SMP 1448 orang dan SMA 644 orang. Pendaftar sendiri berasal dari berbagai penjuru Indonesia sebut saja Bali, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara bahkan dari luar negeri seperti Australia dan negeri tetangga Malaysia.
Sementara untuk pendaftaran melalui sistim online paling banyak dari Pekanbaru, Batam dan Padang. Sedangkan pendaftaran secara offline yang mengalami peningkatan pesat adalah dari Jambi dan Bengkulu.
“Yang sudah mendaftar masuk ICBS sampai saat ini mencapai 2092 calon siswa. Pendaftaran dibnuka sejak November 2018 sampai 20 Januari 2019. Ini membuktikan, ICBS telah menjadi pilihan utama bagi orang tua untuk tempat pendidikan anak-anaknya.
Pendidikan yang dilaksanakan ICBS mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. Program yang sesuai dengan visi ICBS, mewujudkan generasi yang cerdas, mandiri, Islam dan berprestasi,” jelas Pendiri/Pengasuh ICBS ustad Ahmad Maududi didampingi Ketua Yayasan ICBS, Mustafa dan Pimpinan ICBS Payakumbuh Ustad Roni Patihan serta Kepala SMP IT ICBS Ustad Eddi Rusydi Arrasyidi dan Said Amin, Kamis (24/1) di sekolah ICBS Padang Kaduduk.
Disampaikan Pimpinan ICBS ustad Roni Patihan, bahwa untuk tes seleksi PPDB tahun ini akan digelar pada Minggu (27/1). Untuk calon siswa SMA seleksi akan dilaksanakan di Kampus Putra Padang Kaduduk, ICBS Payakumbuh. Sedangkan untuk seleksi tingkat SMP digelar di komplek ICBS Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Untuk tahun ini pertama kalinya kita menggelar seleksi di Batam, Kepulauan Riau. Ini kita laksanakan karena banyaknya permintaan masyarakat. Dan pada hari Minggu datang kita akan lakukan seleksi untuk tingkat SMP dan SMA. Hanya tempatnya saja yang berbeda, harinya sama. Kita yakin dari 2092 siswa yang mendaftar maka ketika tes seleksi nanti mereka akan datang dengan kelurganya, maka Payakumbuh dan Limapuluh Kota akan ramai dikunjungi, jelas ini membawa dampak positif bagi Luak Limo Puluah,” sebutnya.
Berbagai Prestasi Diraih
ICBS Payakumbuh tidak hanya melahirkan generasi yang hafal Al-Quran, namun secara sains dan teknologi tidak ketinggalan. Bahkan berbagai penghargaan dan prestasi ditorehkan sekolah yang baru berusia 9 tahun sejak berdiri tahun 2010 lalu itu.
“Tingginya minat masyarakat terhadap ICBS berbuah penghargaan dari Indonesia Achievement Center (IAC). ICBS dinobatkan sebagai Sekolah Islam Favorit Terbaik (The Best Favorite Islamic School in Quality Education Excellence of The Year) yang diterima pada malam penganugerahan Indonesia Best of The Best Award 2019 di Hotel Santika, Medan, Jumat (11/1) pekan lalu,” sebut ustad Roni.
Ditambahkan ustad Ahmad Maududi, bahwa sekolah ICBS juga telah melahirkan lulusan yang mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri ditingkat nasional maupun internasional. Bahkan kerjasama dengan perguruan tinggi di Malaysia dan Al-Azhar Mesir.
“Kita telah melakukan berbagai kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri dan juga sebahagian akan kita jajaki kerjasama seperti Turki, Jepang, Asutralia, Maroko, Arab Saudi dan Jerman. Karena kita akan menjadi ramah bagi sekalian alam,” sebut pengasuh ICBS kepada wartawan. (us)





