PAYAKUMBUH/50 KOTA

Rida Ananda Berikan Pendidikan Politik di UMSB Payakumbuh

1
×

Rida Ananda Berikan Pendidikan Politik di UMSB Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN POLITIK— Pj.Wali Kota Payakumbuh, berikan kuliah pendidikan politik di Kampus UMSB Payakumbuh.

SUKARNOHATTA, METRO–Penjabat Wali Kota Pa­ya­kumbuh Rida Ananda membuka Kesbangpol Goes To Kampus dalam rangka Pendidikan Politik dan Menyukseskan Pemilu Serentak 2024 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kota Payakumbuh, baru-baru ini. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang mahasiswa dari seluruh kampus yang ada di Kota Pa­yakumbuh dan KNPI, dihadiri juga oleh Rektor UMSB Sumbar Riki Saputra yang diwakili Dekan UM Sumbar.

Dalam sambutannya, Rida Ananda berharap mahasiswa dapat memba­ngun pola pikir bagaimana upaya untuk kemakmuran bangsa. Mereka adalah Generasi Z, generasi yang sangat diandalkan, pemerintah berharap kepada mahasiswa, mereka yang a­kan merubah pola pikir di tengah-tengah masya­ra­kat.

”Kuliah tidak hanya se­kedar tok kuliah mengejar nilai saja tanpa terlibat dan aktif berkegiatan di kampus. Saya saja dulu tidak ada waktu kosong, menjadi ketua organisasi di kampus malahan,” kata Rida.

Rida menambahkan sebagai pemilih pemula, partisipasi pelajar dan mahasiswa dalam pelaksanaan pemilu tentunya tidak ha­nya sekedar menggu­na­kan hak pilih saja, tapi semangat berjuang bersama-sama bagaimana insan pendidikan juga ikut melawan hoaks dan black campaign.

”Kami apresiasi sema­ngat mahasiswa hari ini yang telah ikut serta dalam kegiatan ini dan berharap acara seperti ini akan dilaksanakan juga di kampus-kampus lain, kita akan perbanyak ruang berdiskusi agar kita dapat memberikan gerakan positif me­nyongsong pesta demo­krasi kedepan,” tukuknya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Payakumbuh Dipa Surya Persada menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan ke­dua, setelah sebelumnya digelar Kesbangpol goes to school yang dilaksanakan di SMAN 2 Payakumbuh. ”Kegiatannya sama-sama pendidikan politik untuk pemilih pemula,” kata Dipa.

Salah satu peserta Rifky menyebut pendidikan politik sangat dibutuhkan oleh generasi muda, mengingat mereka adalah pemilih yang jumlahnya mendominasi partisipan pada pesta demokrasi. Mereka pula yang paling rentan untuk terseret politik pragmatis dan black campaign. ”Ka­mi sampaikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh atas digelarnya acara ini, kami berharap kegiatan serupa bisa digelar dengan peserta yang le­bih banyak lagi,” pungkasnya. (uus)