AGAM/BUKITTINGGI

Bupati Agam Kurban 1 Ekor Sapi di Masjid Nurul Falah

0
×

Bupati Agam Kurban 1 Ekor Sapi di Masjid Nurul Falah

Sebarkan artikel ini
SAKSIKAN PENYEMBELIHAN— Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman MM beserta keluarga, menyaksikan penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Falah, Padang Baru, Lubuk Basung, Kamis (29/6).

LUBUK BASUNG, METRO–Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman MM beserta keluarga saksikan penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Falah, Padang Baru, Lubuk Basung, Kamis (29/6). Jumlah hewan kurban di Masjid Nurul Falah pada Hari Raya Idul Adha tahun ini sebanyak 5 ekor sapi, 1 ekor diantaranya merupakan sapi kurban dari Bupati Agam, Dr.H.Andri Warman MM beserta keluarga.

Proses penyembelihan hewan kurban ini, selain disaksikan Bupati Agam dan keluarga, juga dihadiri Sekda Agam, Drs Edi Busti MSi, Asisten II Setda Agam, Jetson, kepala OPD dan lainnya.

Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM mengatakan, ibadah kurban merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan-Nya. “Selain itu juga menjadi momen untuk perbaiki hubungan baik sesama manusia maupun dengan Allah SWT,” ujar­nya.

Baca Juga  Animo Bervaksin Warga Agam Tinggi, Kadiskominfo Sumbar Beri Apresiasi

Ia berharap, ibadah kurban ini da­pat mendatangkan manfaat bagi ma­syarakat, khususnya masyarakat ku­rang mampu.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat, atas terselenggaranya kegiatan ini, dan semoga ibadah ini diterima oleh Allah SWT.

Sementarara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Agam mencatat pemoto­ngan hewan kurban sebanyak 3.172 ekor tahun ini. Ini sesuai jumlah ternak terdata dan terperiksa per 27 Juni 2023, yang dilakukan petugas di lapangan.

“Ini baru data sementara, diprediksi jumlahnya bisa bertambah,” ujar Kabid Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian Agam, Farid Muslim.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Wisuda 72 Peserta Sekolah Keluarga Gemilang 2025

Dari jumlah ternak yang terdata dan terperiksa itu, sapi sebanyak 3.109 ekor, kerbau 3 ekor dan kambing 60 ekor. “3.172 ternak yang akan dipotong sudah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, dan dagingnya layak dikonsumsi ma­syarakat,” katanya.

Dikatakan, wilayah yang melakukan pemotongan hewan kurban terbanyak tahun ini adalah Kecamatan Ampek Angkek, sebanyak 789 ekor. “Sedangkan yang jumlahnya terkecil adalah Kecamatan Tanjung Mutiara, sebanyak 30 ekor,” sebutnya. (pry)