PAYAKUMBUH/50 KOTA

50 UMKM di Kota Payakumbuh Dilatih Strategi Branding

0
×

50 UMKM di Kota Payakumbuh Dilatih Strategi Branding

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN BRANDING—Puluhan pelaku UMKM di Kota Payakumbuh diberi pelatihan branding produk.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Limapuluh Orang pe­laku UMKM se Kota Payakumbuh mengikuti pelatihan strategi branding selama 4 hari di gedung Ba­lai Inseminasi Buatan, 19-22 Juni 2023. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh itu bersumber dari dana alokasi khu­sus (DAK) non fisik pe­ningkatan kapasitas ko­perasi usaha mikro kecil.

Peserta dari berbagai usaha, seperti fashion, kuliner, dan kerajinan. Sementara itu Narasumber kegiatan ini dihadirkan dari akademisi, BUMD, serta praktisi profesional. Selepas mengikuti kegiatan ini, peserta akan di­berikan sertifikat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal saat dihubungi media, Kamis (22/6), mengatakan strategi branding harus bisa memanfaatkan keunggulan kompetitif perusahaan secara berkelanjutan, mencakup rencana jangka pen­dek dan jangka panjang. Dengan begitu kontribusi marketing dan branding terhadap tujuan perusahaan bisa diukur dengan tepat.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam me­nganalisis dan memformulasikan strategi pemasaran di lingkungan bisnis yang kompetitif,” ujarnya.

Faizal juga menjelaskan peserta pelatihan diharapkan memahami peran branding di era persaingan bisnis yang makin kompetitif, belajar menganalisis lingkungan internal dan eksternal bisnis, serta belajar menyusun stra­tegi pemasaran jangka pendek dan jangka panjang.

“Kita juga berikan be­kal kepada pelaku UMKM bagaimana cara me­ma­sar­kan produk secara digital melalui materi digital marketing dengan praktisi profesional, sehingga sumber daya manusia UMKM kita semakin mantap menatap masa de­pan,” ungkapnya didam­pingi Kabid Koperasi dan UMKM Ade Vianora.

Sementara itu, salah satu peserta Rika pemilik usaha sulaman dan bordir mengaku kegiatan ini sa­ngat bermanfaat baginya sebagai pelaku usaha, bagaimana membranding usaha di tengah persai­ngan usaha yang kian terbuka lebar.

“Ini membantu mengingatkan kita tentang apa yang terlupa, ataupun menyempurnakan apa yang masih kurang pada branding produk kita, kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemko atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” tuturnya. (uus)