POLITIKA

Kirab Pemilu Jalur Sumatera tiba di Bukittinggi

0
×

Kirab Pemilu Jalur Sumatera tiba di Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
KIRAB PEMILU— Ketua KPU Kota Bukittinggi Satria Putra saat menerima bendera merah putih sebagai lambang prosesi estafet Kirab Pemilu di Indonesia dari Ketua KPU Payakumbuh Khairudin Fambo.

BUKITTINGGI, METRO–Setelah Kota Payakumbuh, estafet perjalanan Kirab Pemilu Tahun 2024 jalur I Sumatera, tiba di Kota Bukittinggi, Kamis (22/6). Kedatangan kirab tersebut ditandai dengan prosesi serah terima dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh kepada KPU Kota Bukittinggi di Pelataran Jam Gadang.

Plh Ketua KPU Payakumbuh, Khairudin Fambo menjelaskan kirab dilakukan dengan dua metode. Pertama sosialisasi pemilu, kedua sosialisasi pendidikan pemilu.

“Himbauan kepada ma­syarakat digencarkan untuk memberikan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang, semoga, pemilu 2024 berjalan dengan baik dan partisipasi pemilih meningkat,” ujarnya.

Ketua KPU Bukittinggi, Satria Putra, menyampaikan, Kirab ini digelar seperti yang diamanahkan oleh KPU RI dengan salah satu rangkaian kegiatan sosialisasi pada masya­ra­kat bahwa pemilu 2024 akan segera dimulai.

Baca Juga  KPU Gelar Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara

“Pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024, namun tahapannya sudah berjalan,masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi aktif mensukseskan Pe­milu tahun 2024, hadirlah pemilih yang cerdas dengan pertimbangan yang rasional. Ini wadah bagi kami sosialisasi pendidikan pemilih,” katanya.

Komisioner KPU Sumbar Divisi Hukum dan Pengawasan, Hamdan, menjelaskan, Kirab Pemilu 2024 ini sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi, agar partisipasi m­asya­rakat meningkat, untuk menggunakan hak suara dalam Pemilu serentak 2024.

Ia menyebutkan partisipasi pemilih pada pemilu 2019 lalu, sebanyak 75,64 persen, sedangkan target nasional 77,5 persen lebih. Pada pilkada 2020 partisipasi pemilih Sumbar menurun ke angka 61,68 persen.

“Ini sebenarnya kegiatan yang sudah direncanakan oleh KPU RI untuk lebih mensosialisasikan Pemilu 2024, targetnya, pemilu 2024 berlangsung lancar dan sukses, parameter pe­lak­sanaan pemilu salah satunya partisipasi, ini tidak selesai oleh pelaksana pe­milu saja, namun persoalan partisipasi dikembalikan pada masyarakat yang memiliki hak pilih,” katanya menjelaskan.

Baca Juga  Sumbar Butuh 88.203 Kotak Suara dan 70.276 Bilik Suara

Sementara itu Sekda Bukittinggi, Martias Wanto, menyampaikan, kirab ini menandakan pemilu 2024 tetap dilaksanakan dengan sistem terbuka.

“Kita berharap, masya­ra­kat dapat memilih tokoh atau wakil yang dapat menyampaikan aspirasi mereka dan tokoh yang dianggap paling baik memimpin bangsa Indonesia ini,” ujar Martias Wanto.

Ia menambahkan, sosialisasi pemilu dan pendidikan politik sangat penting bagi masyarakat dengan prinsipnya pemerintah ko­ta akan terus mendukung sosialisasi kampanye pelaksanaan pemilu 2024.

Kirab pemilu 2024 di Bukittinggi akan berlangsung selama lima hari, setelah di Bukittinggi kirab pemilu akan diserahkan ke KPU Kabupaten Tanah Datar. (pry)