BERITA UTAMA

Tertabrak Lokomotif, Avanza Terjun ke Banda Bakali, Sopir dan Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

0
×

Tertabrak Lokomotif, Avanza Terjun ke Banda Bakali, Sopir dan Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
TERTABRAK LOKOMOTIF— Kondisi mobil yang masuk ke Sungai Banda Bakali Alai Parak Kopi akibat tertabrak lokomotif.

PADANG, METRO–Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini, satu mobil minibus tertabrak lokomotif kereta api hingga terjun ke Sungai Banda Bakali, Jalan Banjir Kanal, Kelu­rahan Alai Parak Kopi, Kecam­atan Padang Utara, Rabu (21/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Pascakejadian, warga setempat bermai-ramai datang ke lokasi untuk mengeluarkan sopir dan penumpang dari dalam mobil yang kondisinya ter­balik dan rusak parah. So­pir dan penumpang mobil dikabarkan mengalami lu­ka-luka akibat insiden itu.

Setelah berhasil dike­luarkan dari mobil, korban bernama Syahrul (32) dan Intan (21) dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Infor­masinya, satu korban diba­wa ke RSUP M Djamil Pa­dang dan satu korban lagi dibawa ke RS Bhayangkara.

Tak lama berselang, pe­tugas dari Polsek Pa­dang Utara dan Polresta Padang juga datang ke lokasi. Hing­ga berita ini diturunkan, mobil masih berada di da­lam aliran sungai Banda Bakali. Ma­syarakat sangat ramai me­nyaksikan di ping­gir Banda Bakali.

Salah seorang warga yang melihat detik-detik evakuasi korban, Andi me­ngaku melihat ada dua orang yang dievakuasi dari mobil tersebut. Jenis kela­minnya perempuan dan laki-laki yang mana saat dievakuasi terlihat menga­lami luka-luka.

“Saya lihat korban yang perempuan ketika dieva­kuasi kondinya tidak sadar­kan diri. Sedangkan korban yang laki-laki masih sadar­kan diri. Kondisi keduanya mengalami luka-luka,” ung­kap Andi kepada wartawan.

Andi menuturkan, infor­masi yang didapatkannya, warga membawa kedua korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, karena itu yang paling dekat dari lo­kasi kecelakaan.

“Mobil ini tertabrak lokomotif yang tidak mem­bawa gerbong atau kepa­lanya dan mesinnya saja. Waktu itu mobil melewati perlintasan kereta api lalu tertabrak dan terpental masuk ke dalam Banda Bakali,” ujar Andi.

Sementara, Kapolsek Pa­dang Utara, AKP Maz­wan­da, mengatakan bah­wa telah terjadi kecelakaan an­tara kereta api dan satu unit mobil. Setelah men­dapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lo­kasi untuk melakukan pe­ngamanan sekaligus pen­dataan.

“Untuk kejadian laka kereta dan satu unit mobil, memang benar masuk ke wilayah hukum Polsek Pa­dang Utara. Ada dua orang di dalam mobil dan saat ini telah dilarikan ke rumah sakit. Korban yang perempuan  dirujuk ke RSUP M Djamil Padang,” kata AKP Mazwanda.

Menurut AKP Mazwanda, korban perempuan me­ngalami luka cukup serius dan kondisinya kritis. Sedangkan korban laki-laki mengalami luka bagian leher dan kepala. Keduanya masih mendapatkan perawatan intensif oleh dokter di rumah sakit.

“Kami masih berusaha untuk mengevakuasi mobil Toyota Avanza dari dalam Banda Bakali. Proses eva­kuasi mobil dibantu juga oleh pihak Damkar Kota Pa­dang dan Satlantas Polresta Padang,” pungkasnya.

Dikatakan AKP Maz­wanda, berdasarkan keterangan dari korban laki-laki, kronologinya, ia mengendarai satu unit mobil Avanza BA 1191 HE bersama teman Perempuannya melaju dari Jalan Taman Siswa menuju Jalan Banjir Kanal.

“Setiba di pelintasan rel kereta api Km 51A Banjir Kanal korban tidak mendengar ada lokomotif yang datang dari Stasiun Alai Parak Kopi menuju Stasiun Simpang Haru dan korban tidak mendengar klakson dari Lokomotif tersebut sehingga mobil korban ditabrak dan masuk ke dalam sungai,” tutupnya. (cr2)