PDGPARIAMAN, METRO – Bupati H Ali Mukhni, kemarin, membuka secara resmi sosialisasi penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNagari) tahun anggaran 2019.
Adapun tema kali ini adalah optimalisasi penyusunan APBNagari tahun 2019 untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat nagari.
”Pemkab mendukung kegiatan ini karena berguna untuk program pembangunan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat nagari (desa adat) minimal 30 persen masuk dalam anggaran pembangunan belanja (APB) Nagari,” kata H Ali Mukhni.
Pemkab selalu mengawal dan mengawasi pengelolaan dana nagari untuk kegiatan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat minimal 30 persen dari total APB nagari.
Dikatakan, tantangan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat nagari ke depan cukup berat, sehingga dituntut kinerja wali nagari bersama semua unsur pemerintahan nagari lebih maksimal.
”Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama, maka pejabat pemerintahan nagari harus merangkul seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Ali Mukhni mengingatkan semua pemerintahan nagari untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan sosial masyarakat yang banyak terjadi akhir-akhir ini seperti tindakan asusila, maksiat, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan perbuatan negatif lainnya.
Kemudian kata Ali Mukhni, dana desa atau nagari terus meningkat setiap tahun dan penggunaan dana desa tahun 2019 diprioritaskan untuk pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa atau nagari.
Dari pengawasan Pemkab Padangpariaman, pelaksanaan program Dana Desa atau Nagari yang saat ini berjalan cukup baik, meskipun sempat mengalami tantangan dan masalah pada awal-awal mulai dikucurkannya dana desa pada 2015.
”Permasalahan tersebut terjadi diantaranya karena pada awalnya Walinagari dan Perangkat Nagari belum mempunyai pengalaman mengelola keuangan negara dan desa belum mempunyai perangkat yang lengkap untuk mengelola keuangan negara serta kondisi geografis dan infrastruktur dasar di banyak desa yang menyulitkan,” tandasnya.
Namun katanya, sekarang perangkat nagari se Padangpariaman telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengelolaan dana nagari tersebut.
”Meski begitu kita tetap mengawasi pengunaan, seperti sekarang dilaksanakan pertemuannya,” tandasnya.
Hadir saat itu Wakil Bupati Suhatri Bur, Kadis DPMD Herman,OPD di lingkungan Pemkab Padangpariaman, Camat, wali nagari, seketaris nagari, bendahara nagari. (efa)





