METRO SUMBAR

Syafrial Kani Ingatkan Pemko Capaian PAD Baru 26 Persen

0
×

Syafrial Kani Ingatkan Pemko Capaian PAD Baru 26 Persen

Sebarkan artikel ini
DIWAWANCARAI--Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani diwawancarai wartawan usai rapat paripurna DPRD.

PADANG, METRO–Ketua DPRD Kota Pa­dang Syafrial Kani menyo­roti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang melalui Badan Pen­dapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang mencatat, besaran penerimaan Pajak Asli Daerah (PAD) dari 11 sub sektor penerimaan hingga 7 Juni 2023 baru mencapai Rp 242 Miliar.
“Jika melihat perban­dingan dengan tahun sebelumnya memang surplus di angka Rp 24 Miliar, apalagi PAD hingga 7 Juni 2023 mencapai 242 miliar Tetapi jika dibandingkan dengan target PAD 2023 yang mencapai Rp 928 Miliar masih jauh dari capaian,” jelas­nya. Senin (12/6)
 Syafrial Kani menekankan, seharusnya Ba­penda Kota Padang hingga bulan Juni 2023 ini capaian PAD nya telah mendekati angka 50 persen dari target yang disepakati di angka Rp 928.650.983.599.
 ”Kekuatan ekonomi daerah dapat dilihat dari capaian PAD nya. Jika PAD nya sehat, ekonomi dae­rah pasti sehat. Pada saat ini capaian dari target baru 26 persen dari target Rp 928 Miliar. Ingat, Bapenda Kota Padang harus fokus kepada capaian PAD 2023 ini. Untuk sekedar diketahui, PAD Kota Padang tidak pernah tercapai sejak kurun waktu 6 tahun kebelakang,” tegasnya.
 Syafrial Kani menghimbau agar Walikota Pa­dang melakukan evaluasi terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) peng­hasil PAD yang tidak bisa mencapai target PAD.
 ”Walikota Padang ha­rus tegas terhadap OPD penghasil PAD yang tidak bisa mencapai target PAD yang telah disepakati. Jika tidak bisa merealisasikan, di ganti saja,” tegasnya.
 Sebelumnya, Kepala Bapenda Kota Padang, Yo­sefriawan menjelaskan, PAD kota Padang dari 11 sub sektor penerimaan hingga bulan Juni 2023, mengalami surplus  PAD dibandingkan tahun lalu mencapai angka Rp 24 Mi­liar.
 ”Secara Year On Year, PAD Kota Padang  menga­lami peningkatan. Per tanggal 7 Juni tahun 2022 lalu. Total PAD yang berhasil dikumpulkan adalah senilai Rp 218 Miliar. Sementara per tanggal 7 Juni tahun 2023 ini, total PAD sudah menyentuh angka Rp 242 Miliar. “ ujarnya, Kamis (8/6).
 Yosefriawan menyampaikan, Bapenda Kota Pa­dang juga telah berhasil meningkatkan realisasi dibandingkan tahun sebe­lumnya. Jika per tanggal 7 Juni 2022 lalu realisasi  hanya menyentuh angka 166 Miliar, namun per tanggal yang sama di tahun ini, Bapenda telah berhasil membukukan realisasi sebanyak Rp176 Miliar.
 ”Artinya realisasi pe­ngumpulan PAD oleh Bapenda, hingga saat ini telah surplus sebesar Rp 10 Mi­liar dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
 Semakin gencarnya operasi penertiban dan pengawasan terhadap objek pajak pun, lanjutnya, juga berimbas terhadap peningkatan penerimaan PAD  sub sektor pajak Hotel.
 Jika per 7 Juni 2022 lalu, realisasi pajak hotel hanya berada di kisaran angka Rp 15,5 Miliar, maka pada tahun ini pajak hotel telah menyentuh angka Rp 20 Miliar. Artinya penerimaan PAD pajak hotel mengalami surplus Rp 5 Miliar. (hsb)