METRO SUMBAR

Dihadiri Wawako Asrul, Prodi DKV ISI Pamerkan 146 Karya

0
×

Dihadiri Wawako Asrul, Prodi DKV ISI Pamerkan 146 Karya

Sebarkan artikel ini
Dihadiri Wawako Asrul

PADANG PANJANG, METRO–Sebagai tugas akhir semester, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang pamerkan 146 karya di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam, Senin (12/6). Ditandai dengan pe­ngun­tingan pita, Wakil Wali Kota, Drs. Asrul membuka secara resmi kegiatan Pa­meran Visual Literasi dengan tema Kalobsia ini.
Wawako Asrul menyampaikan uca­pan terima kasih dan apresiasi atas karya-karya yang telah dibuat dan dilahirkan mahasiwa DKV ISI ini.  “Saya sangat apresiasi karya yang ditampilkan mahasiswa DKV ini. Melalui imajinasi mereka dari potongan kertas saja bisa menjadi sebuah karya yang luar biasa,” ujar Asrul usai melihat karya yang dipamerkan.
Ia mengharapkan agar mahasiswa bisa lebih menggali lagi ilmunya dan bisa membantu Pemerintah Kota dengan karya yang mereka miliki dan keahlian yang dipunyai.
Sedangkan Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Dra. Mega Kencana, M.Sn menyampaikan, pameran ini merupakan kreativitas dari mahasiswa yang dilakukan setiap tahun. Apa yang mereka pikirkan itu yang dituangkan. Dari sebuah papercut menjadi karya yang luar biasa dan benar-benar indah dilihat.“Kami berharap mahasiswa kami ini dapat memanfaatkan ilmu yang didapatnya semaksimal mungkin,” katanya.
Kepala Prodi DKV, Aryoni, M.Sn menyampaikan, setiap akhir semester, DKV melakukan pameran. Baik itu pameran mata kuliah maupun pameran tugas mahasiswa tingkat akhir.
Dikatakannya, pameran meru­pakan suatu hal yang diperlukan untuk ruang apresiasi sehingga kritik ter­hadap karya menjadi nyata. Karena melalui kritik ini karya yang dihasilkan akan lebih baik dan berkembang ke depannya.
“Kami berterima kasih kepada Pem­ko yang telah men-support kegiatan ini dan ke depan ini bisa dilanjutkan. Semoga karya dari mahasiswa kami bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya. (rmd)

Baca Juga  Bangun SDM Unggul dan Milik Daya Saing,  Sabar AS Akui Pemkab Pasaman Miliki Keterbatasan