BUKIT TINGGI, METRO–Pertamina bersama mitranya Hiswana selalu cepat dalam menanggapi setiap informasi meski itu baru sekedar isu. Seperti soal isu kelangkaan pangkalan LPG 3 kg di sejumlah daerah.
Kamis (8/6), Pertamina bersama Hiswana melakukan operasi pasar di Kabupaten Agam dan Bukittinggi. Setelah pagi hari melakukan operasi pasar di kabupaten Agam, siang menjelang sore langsung menuju kota Bukit Tinggi.Operasi pasar kali ini, pihaknya merambah pedagang kuliner di seputaran objek wisata serta pasar.
Pihak Pertamina , SBM Rayon III Sumbar Dery Pratama Sofyan menyatakan, isu kelangkaan yang terjadi di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam itu tidak benar, karena saat meninjau langsung lokasi pangkalan LPG 3 Kg , tidak adanya keluhan para konsumen, terkhusus pedagang makanan di sekitar lokasi tersebut.
“Ketika operasi pasar gas elpiji sampai ke lokasi, banyak pedagang bertanya-tanya, kenapa ada operasi pasar, padahal gas mudah didapat,” ungkapnya.
“ Ini sudah menjadi rutinitas kami, setiap ada isu langka, Pertamina bersama mitra Hiswana Migas segera turun dan melakukan operasi pasar. Sehingga, isu yang tak pasti tidak berkembang ke mana-mana dan masyarakat tetap nyaman,” ungkapnya.
Dari informasi yang digali di lapangan, pihaknya mengakui bahwa masyarakat mengatakan mudah mendapatkan gas LPG 3 KG. Bahkan keluhan kelangkaan juga tidak ada disampaikan pemerintah daerah setempat.
Disampaikannya, setiap hari nya Pertamina menyalurkan 2.800 tabung ke Kota Bukittinggi dan 14.000 tabung ke Kabupaten Agam, dengan total per bulannya sekitar 73.000 tabung ke Kota Bukittinggi dan 369.000 tabung Agam.
“Jika ada masukan pihak terkait, seharusnya melakukan penilaian, apakah jumlah tersebut kurang atau mencukupi untuk masyarakat miskin di daerah tersebut, dengan memberikan data akurat, sehingga tidak terjadi penyimpangan yang akan merugikan pemerintah. ” Jelas Deri.
Yos juga menjabarkan, berdasarkan data per tanggal 8 Juni 2023, terdapat 2 Agen di Kota Bukittinggi dengan jumlah pangkalan 65 dan terdapat 13 Agen di Kab.Agam dengan jumlah pangkalan 376. Jumlah ini tersebar di seluruh wilayah Kota Bukittinggi dan Kab. Agam.
“Kami menyarankan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan jika merasa ada kelangkaan dan harga LPG 3 kg mahal. Karena pangkalan wajib menjual LPG 3 KG sesuai dengan HET.” Ajak Deri saat meninjau lokasi operasi pasar LPG 3 di Balingka Kab. Agam.
Pertamina bersama Tim Hiswana Migas yang diwakili, Ujang Kencana, Heri dan Jefri mengajak seluruh pihak untuk mengawasi penggunaan LPG 3 KG pada konsumen yg tidak berhak seperti Hotel, Restaurant, Cafe, Laundry dan juga yang banyak beredar isu digunakan oleh pengusaha kandang ayam.
Operasi pasar ini menunjukkan Pertamina bersama Hiswana hadir di tengah masyarakat dalam penyediaan LPG 3Kg di Kota Bukittinggi dan Kab. Agam. Operasi Pasar akan diadakan secara berkala di Kecamatan di Kota Bukittinggi dan di Kab Agam serta daerah lain di wilayah sumbar. (hsb)






