SOLOK, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mendorong arah kebijakan investasi yang dilahirkan agar diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan di daerah itu sendiri. Namun dalam membuka peluang investasi, perlu dilakukan kajian dan analisa potensi yang dapat dikembangkan dan menarik para investor.
Setidaknya hal ini diungkapkan Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri dalam kegiatan sosialisasi dan workshop Sistim Informasi Potensi dan Peluang Investasi (Sipopei) yang diadakan di Kota Solok. Pemanfaatan Sipopei sebagai media informasi potensi dan peluang investasi lanjutnya, hendaknya menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota maupun kabupaten yang ada di Sumatra Barat.
Dalam kegiatan yang diikuti 50 orang yang terdiri dari pejabat dan aparatur serta operator di DPMPTSP Kab/Kota se-Sumbar serta aparatur DPMPTSP Provinsi Sumbar, diharapkan dapat lebih mendorong pengayaan informasi daerah akan potensi yang dimiliki.
Melihat kondisi keterbatasan keuangan pemerintah untuk pembangunan, peran para investor dinilai sangat penting. Apalagi dengan besarnya potensi sumber daya alam yang ada menjadi modal penting dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah Sumatra Barat.
Menurut Adib Alfikri, banyak sektor unggulan yang perlu dikembangkan seperti sektor pertanian, energi, pertambangan, pariwisata, industri, peternakan dan perdagangan. Dan terbukanya peluang investasi di Sumatera Barat merupakan sesuatu yang diinginkan oleh pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat.
Dan untuk menyebarluaskan informasi potensi-potensi sumber daya alam serta gambaran tentang prospek usaha prioritas di Sumatera Barat, disini diperlukan ketersediaan data potensi sumber daya alam yang ada. Sehingga dengan tersedianya data yang mudah diakses dapat mengatasi kekurangan layanan informasi yang berkaitan dengan potensi dan peluang investasi.
Seiring dengan berubah dan berkembangnya kondisi fisik, sosial dan ekonomi di lingkungan masyarakat, maka data potensi dan peluang investasi harus selalu diperbaharui. Hal ini untuk menjamin keabsahan dan kevalidan data tersebut dan dapat sejalan dengan arah kebijakan yang ada.
“Potensi daerah ini juga masih banyak yang belum tergali dan tidak semua bisa ditampilkan pada saat yang bersamaan, untuk itu DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat berkerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat mengembangkan sebuah model sistem informasi yang terpadu yang dikenal dengan Sistem Informasi Potensi dan Peluang Investasi,” ujarnya.
Sistim ini lanjutnya sangat memungkinkan untuk mudah diakses sehingga dapat meningkatkan pelayanan publik dan meningkatkan investasi di Sumatera Barat. Sipopei ini berisikan data potensi dan peluang investasi yang tersebar di kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Sebetulnya sistem ini dibangun pada tahun 2020 dan telah dilaunching pada tahun 2021 yang lalu. Dan saat ini sudah dimanfaatkan lebih kurang selama 3 tahun, dengan tingkat kunjungan sampai tanggal 31 Mei 2023 sebanyak 34.884 atau sekitar 11ribuan per tahun dan 31 orang per hari.
Data ini, tentu akan terus berkembang setiap periodenya, untuk itu dibutuhkan pembaharuan terhadap data-data yang tersedia di dalamnya agar menjadi lebih informatif. “Dengan demikian dibutuhkan komitmen kita bersama untuk memanfaatkan SIPOPEI sebagai media informasi data potensi dan peluang investasi di Sumatera Barat melalui Sosialisasi dan Workshop SIPOPEI ini,” jelas Adib.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapt menyediakan data potensi dan peluang investasi secara digital melalui Sistem Informasi. Memanfaatkan model informasi potensi dan peluang investasi yang mampu menyajikan potensi dan peluang investasi yang lengkap berupa data teks, tabel, grafik animasi 3D dan peta berbasis Web GIS.
Dan Pemerintah Kab/Kota dapat memanfaatkan SIPOPEI sebagai media publikasi data potensi dan peluang investasi unggulan di daerah masing-masing. Aparatur dapat melakukan updating data potensi dan peluang investasi di masing-masing daerah dalam SIPOPEI. Komitmen bersama aparatur untuk memanfaatkan SIPOPEI sebagai sebagai media publikasi data potensi dan peluang investasi unggulan di daerah masing-masing. (mgi/vko)






