METRO SUMBAR

2022, Kasus HIV Capai 2.704 Orang di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

0
×

2022, Kasus HIV Capai 2.704 Orang di Sumbar, Kota Padang Tertinggi

Sebarkan artikel ini
TANDA TANGAN—Pj.Bupati Kepulauan Mentawai Fernando J Simanjuntak saat menandatangani kesepakatan Penanganan Narkoba dan HIV / AIDS secara komprehensif di Sumatera Barat, saat kegiatan Rakor di Kota Sawahlunto.

 

MENTAWAI, METRO–Pj.Bupati Kepulauan Men­tawai  Fernando J Simanjuntak hadiri rakor pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten / kota se- Sumatera Barat, d Gedung IKM, Kandih Kota Sawahlunto, Selasa (6/6). Tema rakor kali ini adalah Penanganan Narkoba dan HIV / AIDS secara komprehensif di Sumatera Barat. Rakor dihadiri oleh wakil gubernur, bupati dan Walikota Se-Sumatera Barat, Kepala Dinas Pendidikan , Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Anak, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kepala Bagian Pemerintahan Ka­bupaten / Kota se – Sumatera Barat.

Dalam sambutan Wa­kil Gubernur Audy Joinaldy menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada pemerintah Kota Sa­wah­lunto yang sudah memfasilitasi kegiatan rakor ini.

“Di dunia penyakit me­nular belum dapat di tangani dengan baik semen­tara penyakit tidak menular semakin hari semakin meningkat,” ungkap Audy Joinaldi.

Di samping itu penyakit penyakit tropis juga belum dapat di eliminasi se­penuhnya. HIV dan pe­nyalahgunaan narkoba me­­rupakan penyakit me­nular dan tidak menular de­ngan angka kasus yang terus meningkat.

“Tidak hanya penya­lahgunaan narkoba kasus HIV / AIDS di Suma­tera Barat Juga mening­kat, Ta­hun 2022 kasus HIV mencapai 2.704 o­rang dengan angka ter­tinggi ada di Kota Pa­dang,” akunya.

Dalam upaya mengakhiri epidemi HIV / AIDS di tahun 2030 kata Audy,  perlu perhatian bersama. “Untuk itu pemerintah Kabupaten / kota mengadakan rakor untuk menghasilkan rumusan kebijakan yang kontruktif, solutif, serta langkah strategis kedepannya,” tandas Audy Joinaldi. (rul)