METRO SUMBAR

Jaring Aspirasi di Danau Kembar, Andre Terima Keluhan Pupuk Mahal

0
×

Jaring Aspirasi di Danau Kembar, Andre Terima Keluhan Pupuk Mahal

Sebarkan artikel ini

SOLOK, METRO – Masyarakat Nagari Kampuang Batu Tangah, Kecamatan Danau Kembar mengeluhkan harga pupuk yang kian melonjak. Hal itu disampaikan masyarakat saat Calon Anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 Andre Rosiade bersama rombongan mengunjungi kawasan tersebut, akhir pekan lalu.
Karmadinis, salah seorang warga kampung Batu Tangah tersebut menyampaikan beberapa keluhan sebagai perwakilan masyarakat lingkungan sekitarnya. Di antaranya adalah biaya penebusan pupuk yang mahal namun harga bawang kian menurun. Selain itu, untuk mendapatkannya juga susah atau langka.
“Terlalu banyak masalah di sini pak. Pemuda terlalu banyak yang menganggur. Harga bahan-bahan kebutuhan pertanian semakin mahal, mulai dari pupuk hingga racun hama. Jika sebanding dengan harga jual bawang ya biasa saja pak, ini harga bawang menurun juga pak,” ungkapnya yang berharap mendapat solusi dari Andre Rosiade.
Andre Rosiade yang datang bersama Jon Firman Pandu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Solok mengatakan, bahwa memang pupuk bersubsidi sekarang susah. Hal itu disebabkan oleh utang pemerintah pada pabrik pupuk yang hingga sekarang belum terbayar.
“Pemerintah punya utang hingga Rp20 triliun pada pabrik pupuk. Hingga pihak pabrik tidak bisa melepas pupuk ke pasaran, walau pupuk itu sendiri banyak di pabrik. Hal ini menjadi keluhan dimana saja kami menjaring aspirasi petani,” jelas Andre yang juga juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
Andre mengatakan, jika Prabowo Subianto menjadi Presiden nanti hal semacam itu tentu akan diatasi. Karena fokus program dari Prabowo Sandi itu adalah bagaimana sejahteranya masyarakat Indonesia.
“Tidak seperti saat ini yang banyak menghimpit masyarakat dari bidang apapun. Prabowo-Sandi akan menuntaskan persoalan ini,” kata Andre yang fokus menuntaskan persoalan pertanian ini.
Hari tu, Andre juga melakukan sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan Presiden yang akan berlangsung 17 April 2019. Andre dengan gamblang menjelaskan perbedaan surat suara dari lima pemilihan, Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
Jon Firman Pandu menambahkan, masyarakatnya memang hingga kini mengeluh dengan penjualan bawang yang terlalu murah. Namun bahan atau alat kebutuhan pertanian makin mahal. Untuk itu dia mengatakan sangat butuh dukungan dari nasional untuk mengatasi hal ini. Kedatangan Andre diharapkan menhadirkan solusi.
“Kami sangat apresiasi akan kedatangan Bung Andre Rosiade bersama rombongan ke sini. Semoga ini adalah langkah awal dalam perbaikan perekonomian masyarakat di sini. Karena kami juga telah sepakat mendukung Andre Rosiade duduk di DPR RI dan Prabowo-Sandi menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya. (zek)

Baca Juga  BRI REI Property Expo 2024 Dorong Pertumbuhan Industri Properti di Sumbar