BERITA UTAMA

Tabrak Gundukan Tanah, Buya Meregang Nyawa

0
×

Tabrak Gundukan Tanah, Buya Meregang Nyawa

Sebarkan artikel ini

TANAHDATAR, METRO – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Setangkai Balai Tangah, Jorong Aliran Sungai, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Tanahdatar, Senin (21/1) sekitar pukul 18.30 WIB. Mengakibatkan seorang pengendara roda dua meregang nyawa di tempat.
Korban diketahui bernama Muharman (45), panggilan Buya Inang. Dia tercatat sebagai warga Jorong Tigo Tumpuk, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Tanahdatar.
Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kapolsek Lintau Buo Iptu Yandrizal, Selasa (22/1) menyebut, korban sehari-hari bekerja sebagai petani.
“Saat kejadian nahas itu korban menggunakan sepeda motor BA 4916 EV. Motor korban rusak berat. Korban diperkirakan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Polisi datang setelah diberitahu oleh warga sekitar,” katanya.
Kecelakaan lalu lintas ini, berawal ketika Buya Inang hendak menuju ke suatu tempat dan melewati jalan tersebut. Tiba di lokasi, sebuah gundukan tanah akibat adanya longsoran tak sengaja ditabrak korban. ”Korban terjatuh dan kepala menghempas aspal. Korban meninggal di lokasi kejadian,” katanya.
Kejadian ini oleh Polsek Lintau Buo telah dilaporkan ke Satlantas Polres Tanahdatar, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan kepada dua orang saksi. Guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa Buya Inang.
Terpisah, salah seorang warga yang tak mau namanya disebut mengatakan, di lokasi tersebut sudah sering terjadi kecelakaan.
Namun hingga kini pihak terkait belum juga membersihkan material longsor yang menutupi sebagian badan jalan. “Sepengetahuan saya, sudah lima kali terjadi kecelakaan di daerah itu,” katanya.
Dikatakan, empat kecelakaan lain terjadi dalam rentang waktu yang belum lama ini. Korban ada yang patah tulang dan ada yang mengalami luka-luka. Yang terparah dialami oleh Buya Inang, Ia harus meregang nyawa.
Selain gundukan material longsoran itu, di lokasi kejadian sama sekali tak ada penerangan lampu jalan. Ia berharap pada instansi terkait untuk segera membersihkan lokasi kejadian, agar tidak terjadi kecelakaan lain.
”Jangan tunggu korban lain, baru jalan dibersihkan. Segera angkat material longsor itu, sudah sering terjadi kecelakaan disana,” pungkasnya. (ant)